Tahun 2018 Jalan Nasional Painan-Kambang Selesai

KOMITMEN PT YASA CONBLOC

Rabu, 07/11/2018 20:45 WIB
PT Yasa Conbloc segera merampungkan pembangunan proyek strategis ruas jalan nasional Painan-Kambang yang berada di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) tuntas akhir tahun 2018

PT Yasa Conbloc segera merampungkan pembangunan proyek strategis ruas jalan nasional Painan-Kambang yang berada di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) tuntas akhir tahun 2018

Pessel, sumbarsatu.com--KSO PT Yasa Conbloc segera merampungkan pembangunan proyek strategis ruas jalan nasional Painan-Kambang yang berada di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) tuntas akhir tahun 2018. 

Selain diharapkan mampu menunjang ketersedian infrastruktur di daerah, jalan tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan akses perekonomian masyarakat.

Pimpinan PT Yasa-Conbloc, Satim mengatakan, sebagai komitmen PT Yasa-Conbloc akan melakukan setiap proses kegiatan sesuai dengan kontrak Nomor: 03-06/14 WINRIP-AWP III/CE/A/8043/3-16, melalui Kementerian Perkerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Direktorat Jenderal Bina Marga BPJN III Satuan Kerja Pelaksana Jalan Nasional Wilayah II Sumbar.

"Sepanjang 31,5 kilometer jalan Painan-Kambang yang kita kerjakan. Memasuki akhir tahun 2018 ini beberapa sisa pekerjaan Kita targetkan selesai sampai Desember nanti," kata Satim, Rabu (7/11/2018). 

Ia menjelaskan, sejalan dengan sejumlah proyek nasional di Pessel, proyek yang dilaksanakan PT Yasa-Conbloc adalah salah satu pembangunan strategis. Sebab, selain diperuntukkan untuk penunjang akses kabupaten, jalan tersebut juga diutamakan untuk kelancaran akses antarprovinsi.

"Sejauh ini, kegiatan yang berada dalam lingkup kerja Kementerian Perkerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Direktorat Jenderal Bina Marga BPJN III Satuan Kerja Pelaksana Jalan Nasional Wilayah II Sumbar, bisa kita laksanakan dengan baik. Tentu, kita lakukan secara terukur dan teruji dalam kebutuhan jangka panjang," terangnya.

Dalam kesempatan ini, Bupati Pessel, Hendrajoni mengatakan, kehadiran pembangunan jalan nasional sangat dibutuhkan untuk kepetingan masyarakat. Selain, dapat meningkatkan akses ekonomi dan infrastruktur yang menjadi penunjang sukses pelaksanaan program di daerah.

"Kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kementerian PUPR serta pihak pelaksanaan yang telah menggulirkan sejumlah pembangunan infrastruktur di Pessel, termasuk untuk jalan nasional Painan-Kambang yang telah terlaksana," terangnya.

Mengamati dari proses pengerjaan jalan nasional yang dilaksanakan KSO PT. Yasa-Conbloc, di antaranya sudah mulai dalam tahap selesai. Seperti halnya yang terdapat di Kecamatan Lengayang dan Sutera. Pada dua kecamatan ini, tampak hasil dari pengerjaan jalan di daerah dinikmati masyarakat secara baik.

"Dulu jalan kita kecil, sekarang sudah lebih lebar. Dan akses pun terbilang lancar, setelah terlaksana pembangunan ini," kata Eri Sutan Mudo (62), salah seorang tokoh masyarakat Sutra.

Sutan Mudo menjelaskan, setelah terealisasi pembangunan jalan tersebut, dirinya selaku masyarakat cukup jarang mendengar terjadinya kecelakaan. Meskipun ada, tapi jumlah tidak telalu banyak lagi terjadi disekitar daerah tersebut.

"Jauh dari sebelumnya, jalan ini sangat lebih nayaman dilalui. Dan saya lihat sendiri, kecelakaan pun sudah jarang terdengar," terangnya. 

Senada dengan Eri Sutan Mudo, Usman Jambak (56) mengaku, pihaknya juga berharap selain pembangunan jalan nasional, jalan di kabupaten juga dapat perhatian yang sama.

"Dengan ini warga Pessel khusus warga Kambang-Sutra dan Painan tentu sangat berterima kasih. Semoga, hasil bisa dimanfaatkan dengan jangka panjang dan berguna untuk kebutuhan masyarakat," jelas Usman Jambak.

Diakuinya, pembangunan jalur jalan tersebut hampir selesai dengan hasil yang baik. Namun, dari beberapa proses pengerajaan, warga berjarap pembangunan jalan tersebut, bisa diselesaikan dengan baik oleh pihak kontraktor, yakni  PT. Yasa-Conbloc.

"Kami sangat mengapresiasi atas dibangunnya jalan ruas nasional ini. Sudah sekian lama jalan di daerah kami tidak pernah dipelebar, kini sudah bisa dilintasi dengan mulus. Kami minta pemeliharaan bisa berjalan setiap tahun," pungkasnya.

Menanggapi kebahagian masyarakat itu, Satim merasa senang. Pihaknya selalu terbuka kepada masyarakat jika warga bisa menyampaikan keluhan terhadap proses pengejaran yang dilakukan. Sebab, tanpa ada masukan dan kritikan masyarakat proses pengejaranpun belum tentu sesuai harapan.

"Kendala kita relatif, di antara karena cuaca. Untuk persoalan lainnya, kita juga meminta kepada masyarakat, agar tahap pengerjaan akhir ini bisa diselesaikan sesuai dengan harapan masyarakat," tutupnya. (MIN)

BACA JUGA