Di Pessel, Sering Cekcok, Lalu Istri Ditusuk dan Suami Gantung Diri

-

Selasa, 06/11/2018 22:34 WIB
Nurmailis (41), korban ditusuk suaminya Syamsuardi (46) dengan sebilah pisau saat pulang mengajar, Selasa (6/11/2018) pukul 13.00 di Kampung Koto Pandan Nagari Inderapura Timur, Kecamatan Airpura, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel).

Nurmailis (41), korban ditusuk suaminya Syamsuardi (46) dengan sebilah pisau saat pulang mengajar, Selasa (6/11/2018) pukul 13.00 di Kampung Koto Pandan Nagari Inderapura Timur, Kecamatan Airpura, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel).

Pessel, sumbarsatu.com--Malang nian nasib Nurmailis (41), ditusuk suaminya Syamsuardi (46) dengan sebilah pisau saat pulang mengajar, Selasa (6/11/2018) pukul 13.00 di Kampung Koto Pandan Nagari Inderapura Timur, Kecamatan Airpura, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel). 

Mengetahui kejadian itu, Nurmailis langsung dievakuasi masyarakat ke  Puskesmas setempat untuk mendapatkan pertolongan. 

Tak berselang lama Syamsuardi ditemukan tewas gantung diri di pohon rambutan sekitar 1 km dari TKP penusukan dan dibawa ke Puskesmas Airpura untuk divisum.

Berdasarkan Informasi dari tetangga korban, mereka suami isteri sudah lama cekcok dalam rumah tangga sehingga sang istri kabur dari rumah dan tingal di rumah orang tuanya di Kampung Lubuk Pandan, Nagari Inderapura Timur Kecamatan Airpura.

Akibatnya, sang suami merasa kesal, karena istrinya tak mau lagi pulang ke rumahnya di Cubadak Ampam, Padang Kayu Dadih, Nagari Padang XI Punggasan, Kecamatan Linggo Sari Baganti.

Warga setempat, Asman (37) mengatakan, Nurmailis adalah guru SMPN 2 dan memang sudah lama tidak pulang karena suaminya bersikap sangat kasar kepada sang istri dan sering dipukul suaminya dan juga dicaci maki. 

"Makanya Nurmailis kabur sampai akhirnya terjadi penusukan ini," ungkapnya. 

Sampai berita ini diturunkan pihak kepolisian belum memberikan keterangan. (MIN) 

 

BACA JUGA