Sabtu, 03/11/2018 17:13 WIB

Diguncang Gempa, Para Siswa Kalang Kabut

Simulasi gempa

Simulasi gempa

Sungai Batang, sumbarsatu.com- Siswa Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTsS) Muhammadiyah, kalang kabut. Mereka berhamburan keluar kelas dengan panik. Penyebabnya, gempa berkekuatan 5,6 SR mengguncang bumi.

Peristiwa itu terjadi Sabtu (3/11/2018) dalam peragaan simulasi bencana gempa di sekolah tersebut.

Kegiatan itu merupakan program Baznas Tanggap Bencana (BTP), bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam, dalam rangka membentuk Madrasah Aman dan Tanggap Bencana (MANTAP).

Menurut Kalak BPBD Agam, melalui Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan (PK), Yunaidi. S, M.Pd, kegiatan itu dilaksanakan setelah enam kali pertemuan. Kegiatan itu juga sebagai evaluasi materi pelatihan yang telah diberikan pada tim MANTAP beberapa waktu lalu.

“Program ini akan berlanjut, dan pihak sekolah sudah merencanakan membuat program rutin terkait simulasi ini,” ujarnya.

Kegiatan tersebut diyakini dapat meningkatkan kewaspadaan dan ketanggapan peserta apabila terjadi bencana, baik keselamatan diri sendiri maupun orang lain.

Kepala MTsS Muhammadiyah Sungai Batang, Rahmadani mengaku, bahwa kegiatan itu sangat menguntungkan bagi warga sekolah. Karena dengan simulasi peserta bisa jadi anak yang tangguh bila terjadi bencana, minimal di lingkungan tempat tinggal.

“Mudah-mudahan ini menjadi sebuah momen berharga bagi kami untuk menuju madrasah yang yang lebih baik,” ujarnya berharap.

Wali Nagari Sungai Batang, Jon Hendra, mengucapkan terima kasih dengan adanya program tersebut. Menurutnya, program dimaksud sangat tepat dilaksanakan di nagari itu, khususnya di MTsS Muhammadiyah.

“Sungai Batang merupakan salah satu nagari rawan bencana. Kegiatan ini dapat memberikan pembelajaran bagi siswa, apa yang harus dilakukan saat terjadi bencana,” ujarnya. (MSM)

 

BACA JUGA