Senin, 15/10/2018 21:08 WIB

Curah Hujan Tinggi, Kampung Cimateh Pessel Dilanda Banjir

Kampung Cimateh, Nagari Duku, Kecamatan IX Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Senin (15/10/2018) terendam banjir akibat luapan Sungai Batang Tarusan. Hujan yang mengguyur wilayah ini membuat sungai tidak dapat menampung debit air sehingga melimpah ke pemukiman warga.

Kampung Cimateh, Nagari Duku, Kecamatan IX Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Senin (15/10/2018) terendam banjir akibat luapan Sungai Batang Tarusan. Hujan yang mengguyur wilayah ini membuat sungai tidak dapat menampung debit air sehingga melimpah ke pemukiman warga.

Pessel,sumbarsatu.com--Kampung Cimateh, Nagari Duku, Kecamatan IX Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Senin (15/10/2018) terendam banjir akibat luapan Sungai Batang Tarusan. Hujan yang mengguyur wilayah ini membuat sungai tidak dapat menampung debit air sehingga melimpah ke pemukiman warga. 

Pantauan sumbarsatu di lapangan, ketinggian air sudah mencapai lutut orang dewasa. Sejauh ini warga belum mengungsi. Warga hanya terlihat berjaga-jaga di depan rumah masing-masing memantau ketinggian air. Hingga pukul 18.44 WIB, banjir masih belum surut. 

Tokoh pemuda setempat, Reno Satria (36) mengatakan, selain rumah penduduk sejumlah fasilitas umum, seperti masjid juga ikut terendam. Banjir terjadi selain karena hujan deras juga pendangkalan aliran Sungai Batang Tarusan. 

"Ini hujan sudah dua minggu berturut-turut, akhirnya membuat banjir dan masuk rumah. Yang masuk rumah setinggi lutut orang dewasa," ujarnya.  

Selain merendam puluhan rumah, banjir juga merendam lahan tanaman padi siap panen. Warga pun khawatir padi yang terendam banjir gagal panen. 

"Petani khawatir gagal panen kalau tidak surut-surut merendam tanaman padi siap panen. Akibat hujan deras, air yang datang dari hulu Batang Tarusan tak tertampung," kata Ital (37), warga setempat.  

Pada bulan Oktober ini, banjir paling parah saat ini. Sebab selain masuk rumah, juga menggenangi jalanan. "Ini sudah dua kali ini banjir tapi paling parah ya saat ini sampai masuk rumah," ungkapnya. (MIN) 

BACA JUGA