Sabtu, 13/10/2018 10:42 WIB

Optimistis Harus Dikonkretkan

-

-

OLEH Wiztian Yutri

MARI berlomba untuk tidak menyerah. Bait-bait kalimat demikian, setidaknya menjadi spirit kami bekerja dalam memberikan pelayanan informasi kepada pembaca.

Usai buka puasa bersama dengan anak yatim, dewan pembaca, agen-loper serta segenap keluarga besar Padang Ekspres Group, CEO Riau Pos Media Group H Rida K Liamsi kembali memompakan semangat pantang menyerah kepada kami.

Ada kalanya, kita harus mengikuti pemikiran para pakar tapi ada saatnya kita untuk mencermati dengan kacamata sendiri, dengan dasar investigasi dan dialog langsung. Artinya, ketika para pakar menganalisis dengan kesimpulan pesimis, namun seberat apapun masalah menghadang, kita tetap optimis, tukas Pak Rida —begitu sapaan akrab kami terhadap beliau.

Saya pikir alur pikiran yang disampaikan Pak Rida cukup menarik kita simak. Bahwa mengelola sebuah media harus jauh dari sikap pesimis. Kita harus optimis. Optimisme di sini, tentu tak bisa sekadar ucapan. Langkah konkretnya perlu diimplementasikan dalam manajemen berbasis kebersamaan.

Ada memang jargon dalam semangat bisnis Riau Pos Media Group (RPMG), dan kami tercatat satu di antara perusahaan media di bawah bendera RPMG: Tumbuh Bersama dalam Kebersamaan. Bahwa media atau koran harus dipikirkan secara bersama-sama. Dari himpunan pikiran-pikiran itu, akhirnya terangkum program redaksional dan target pasar serta sasaran iklan koran. Redaksi-pemasaran dan iklan sering kami istilahkan, kerja sama segitiga ‘lintas sektoral’.

Bagaimana memainkan semangat optimisme? Kami mengarensnya dengan tidak mau menyerah pada situasi. Bergerak dalam putaran waktu bagi kami berarti selalu mencoba mencari tahu apa yang menjadi kebutuhan publik. Kami pun menyebutnya, media sebagai bisnis pelayanan informasi.

Pembaca optimis atau optimisme tidak berhenti pada tataran tim kerja redaksi surat kabar. Bagai air, ia pun mengalir melalui kemasan pemberitaan dan liputan. Artinya, kita mesti berbagi optimis. Lewat pemberitaan, masyarakat menjadi tegar, segar, percaya diri serta haqqulyaqin.

Saya menangkap, optimis dalam mengembangkan potensi diri dan menggerakan roda perusahaan maupun cita-cita, tiba-tiba menjadi identik dengan semangat investigasi. Investigasi adalah sebuah pekerjaan jurnalistik yang dilakukan melalui eksplorasi lapangan, dan sedikit menantang risiko. Banyak fakta terpendam bisa dibongkar dan dari sini sering lahir karya jurnalistik berkelas. Investigasi reporting? Bukan menafikan pemikiran-pemikiran makro dan pemikiran mikro dalam sebuah analisis. Atau juga bukan mementahkan teoritis oleh pikiran-pikiran praktis. Tidak! Yang jelas, investigasi adalah cara kerja wartawan yang terbiasa mengungkap fakta dengan benar dan mendalam, memburu narasumber yang kredibel serta memunculkan informasi terbaik untuk publik.

Maka, inilah sebetulnya roh paling hakiki dari optimisme. Akhirnya, satu kata optimis yang dipompakan Pak Rida pada kami, sebetulnya bukan hanya milik pengelola media dalam mengembangkan usaha bisnis. Tapi, hak kita semua. Ular kobra harus berbisa agar tampil kuat perkasa. Dan, hanya dengan mendaki lebih tinggi dan lebih tinggi lagilah, manusia akan bisa memahami hakikat kehidupan dengan luas dan gamblang. Optimis, mari!

REDAKSI--Media daring sumbarsatu secara berkala setiap hari Sabtu di kanal "Harmoni Wiztian Yutri". Tulisan Ciweq--demikian ia akrab disapa--merupakan wartawan senior di Indonesia, pernah membesarkan Harian Padang Ekspres sebagai pemimpin redaksi. Kini, mantan Komisaris Semen Padang ini, menuju ladang pengabdian ke DPDR Sumbar sebagai calon anggota legislatif dari PAN untuk daerah pemilihan Pariaman dan Padang Pariaman dalam pileg 2019 yang akan datang. Tulisan-tulisan Ciweq, lebih bersifat reflektif, sarat renungan, introspektif, dan inspiratif, bisa menjadi teman bacaan Anda setiap akhir pekan. Selamat membaca.

BACA JUGA