Jum'at, 12/10/2018 20:18 WIB

Ampek Nagari Banjir, Anak Aia Kasiang dan SDN 17 Gantiang Terisolasi

Banjir Ampek Nagari Agam

Banjir Ampek Nagari Agam

Ampek Nagari, sumbarsatu.com-Hujan lebat Kamis (11/10/2018) sampai Jumat (12/10/2018) dinihari, menyebabkan beberapa kawasan di Kecamatan Ampek nagari, Agam, dilanda banjir, seperti informasi ari pihak Pusdalop BPBD Agam, Jumat (12/10/2018). 

Di Kecamatan Ampek Nagari, banjir melanda Jorong Gantiang, Nagari Sitanang. Akibatnya, 40 unit rumah warga terendam, yang didiami 150 jiwa.

Masyarakat yang terdampak sudah di ungsikan semalam di Mesjid Istiqlal, dan kerumah sanak familinya. 

Jorong Gantiang memang langganan banjir sejak dari dulu kala. Solusinya, perlu dilakukan normalisasi Batang Sitanang. Rencana itu sudah ada sejak Kalak BPBD Agam dijabat Bambang. Namun, sampai kini masih terkendala, antara lain masih ada pemilik lahan di pinggir Batang Sitanang enggan menyerahkan tanahnya, seperti disampaikan pemuka setempat, A. Dt. Batuah. 

Saat ini sudah banjir sudah mulai surut, Namun jalanan masih tergenang air, sehingga akses jalan menuju Sekolah Dasar Negeri (SDN)17 Gantiang tidak bisa dilewati. 

Banjir juga merendam Jorong Anak Aia Kasiang, Nagari Bawan, Kecamatan Ampek Nagari, Jum'at (12/10/2018) sekitar pukul 05.00 WIB. 

Dampaknya, 6 unit rumah yang dihuni 21 jiwa terendam air, berikut 7 unit rumah yang didiami 31 jiwa di Perumahan Kebun Plasma Bawan. Banjir merendam kawasan itu setinggi 1-1,5 meter. Banjir juga merendam jalan dengan ketinggian air 2-3 meter.

Penyebab banjir meluapnya Batang Masang,dan Batang Masang Kiri. 

Banjir di Jorong Pasia Paneh, Nagari Tiku Selatan, Kecamatan Tanjung Mutiara, dengan ketinggian 20-50 cm, merendam 60 Unit rumah warga, yang dihuni 200 jiwa. Namun masyarakat masih tetap menempati rumah mereka. 

Satgas BPBD Agam yang dipimpin Kalak BPBD, Mhd. Luthfi. AR, SH, M.Si, Kadis Sosial, Kurniawan Syahputra, Kabid KL BPBD Agam, Wahyu Bestari, SH, bersama pihak Polsek Tanjung Mutiara, TNI, Kesbang Pol, PMI, dengan pemerintah Kecamatan dan Nagari, melakukan evakuasi terhadap warga yang terdampak bencana, dan mendrop bantuan logistik untuk warga yang terdampak banjir. (MSM)

BACA JUGA