Tanamkan Calon Pemimpin Berimtak, SMA Negeri 1 Sijunjung Gelar Daurah Tahfidz

-

Selasa, 02/10/2018 07:25 WIB
Sebanyak 97 siswa di Kabupaten Sijunjung selama 7 hari ke depan akan mengikuti kegiatan Daurah Tahfidz. Pembukaan kegiatan menghafal Alquran ini, dimulai Senin (1/10/2018) usai upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di SMA Negeri 1 Sijunjung. (Foto VIO)

Sebanyak 97 siswa di Kabupaten Sijunjung selama 7 hari ke depan akan mengikuti kegiatan Daurah Tahfidz. Pembukaan kegiatan menghafal Alquran ini, dimulai Senin (1/10/2018) usai upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di SMA Negeri 1 Sijunjung. (Foto VIO)

Sijunjung, sumbarsatu.com—Sebanyak 97 siswa di Kabupaten Sijunjung selama 7 hari ke depan akan mengikuti kegiatan Daurah Tahfidz. Pembukaan kegiatan menghafal Alquran ini, dimulai Senin (1/10/2018) usai upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di SMA Negeri 1 Sijunjung.

Selain siswa dari SMA Negeri 1, peserta Daurah Tahfidz juga berasal dari SMA Negeri 2 Sijunjung, SMA Negeri 3 Sijunjung, SMA Negeri 4 Sijunjung, dan SMA Negeri 7 Sijunjung. Selama seminggu ke depan 97 siswa itu “dikarantina” di SMA Negeri 1 Sijunjung untuk fokus menuntaskan hafalan mininal satu juz Alquran.

Menurut Kepala SMA Negeri 1 Sijunjung, Drs. Jontridel Effendi, kegiatan Daurah Tahfidz merupakan program sekolah rujukan.

“SMA Negeri 1 Sijunjung menerapkan literasi Alquran sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Pagi hari sebelum memulai proses belajar mengajar (PBM) siswa wajib membaca Asmaul Husna, tadarus Alquran, dan dilanjutkan dengan tahfidz Alquran selama satu jam pelajaran. Seminggu sekali, mereka harus menyetor hafalannya kepada mentor minimal 5 ayat,” kata Jontridel Effendi, Senin (1/10/2018).

Dijelaskan Jontridel Effendi, acara daurah ditujukan untuk merealisasikan slogan yang terpajang di gerbang sekolah yang berbunyi “Selamat Datang Calon Pemimpin yang Dirindukan Surga”.

“Dengan acara ini diharapkan para peserta dan siswa benar-benar akan menjadi calon pemimpin yang dirindukan surga. Acara ini juga bertujuan untuk membentuk karakter siswa yang berlandaskan iman dan takwa, dengan membiasakan menghafal Alquran, salat Dhuha, salat berjamaah ke masjid, dan berpuasa Senin-Kamis,” jelas sosok yang akrab disapa Jon saat membuka kegiatan ini.

Dikatakan Jontridel Effendi, kegiatan Daurah Tahfidz lanjutan dari program sekolah yang mengangkat tema “Melalui program sekolah rujukan kegiatan daurah tahfidz di SMA Negeri 1 Sijunjung dapat meningkatkan kecerdasan peserta didik”.

Rangkaian acara Daurah Tahfidz selain sesi menghafal Alquran, juga diajarkan motivasi, sosialisasi metode pengahafalan Alquran, lalu tahsin yaitu memperbaiki bacaan baik makhraj, maupun bacaan dan tajwid lain. Kemudian dilanjutkan dengan tahfidz.

Menurut Zilneda Yumna (44), guru agama sekaligus koordinator, acara ini bertujuan untuk meningkatkan hafalan Alquran siswa.

“Bagi kami sebagai guru, biarlah hanya satu juz, yang penting punya hafalan Alquran, dan mereka sudah bisa menjadi imam salat (bagi laki-laki). Selain itu, hendaknya wisuda tahfidz tahun ini lebih banyak pesertanya dibandingkan tahun lalu,” harap Zilneda Yumna.

Sementara itu, Bambang Harianto (28), salah seorang gugu, mengatakan, Daurah Tahfidz ini merupakan trilogi acara keagamaan, yang jadi program unggulan sekolah rujukan SMA 1. Trilogi itu ialah lomba keagamaan seperti lomba cerdas cermat, tahfidz, ceramah agama, seni kaligrafi dan nasyid. Lalu Daurah Tahfidz yang sedang berjalan dan training of trainer tahfidz yang akan dilaksanakann sesudah acara daurah ini.

Selain guru agama, beberapa pembimbing juga didatangkan dari luar antara lain, Diva Nabila Dasril (alumni SMA N 1 Sijunjung yang sudah hafiz 20 juz), dan dua orang guru dari SMP Kautsar Ilmi.

Menurut Afif Rijal Islami (16), salah seorang siswa peserta daurah, kegiatan daurah ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan hafalan Alquran, menambah wawasan keislaman, dan untuk mengetahui metode mengahafal Alquran yang baik.

Hal senada juga diakui Reinato (16), salah seorang peserta daurah dari SMA Negeri 7 Sijunjung.

“Kegiatan ini memberikan wawasan kepada kami agar mudah belajar menghafal Alquran dengan baik. Selain itu, bisa bersilatuhmi dengan rekan-rekan dari sekolah lain,” ucapnya.

Ia berharap, kegiatan serupa dilakukan juga di sekolah lain dengan ruang lingkup yang lebih luas, misalnya se-Kabupaten Sijunjung atau se-Provinsi Sumbar. (SSC/VIO)

Reporter: Resti Meilanda Viola Verucha 

BACA JUGA