Livestock Expo Ditutup, Pessel Fokus Kembangkan Plasma Sapi Nufta

-

Sabtu, 29/09/2018 18:19 WIB
Livestock Expo atau Kontes Ternak 2018 resmi ditutup oleh Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno, yang diwakili oleh Asisten II Pemprov Sumbar, Beni Warlis, Sabtu (29/9/2018)di Pantai Sago, Pesisir Selatan.

Livestock Expo atau Kontes Ternak 2018 resmi ditutup oleh Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno, yang diwakili oleh Asisten II Pemprov Sumbar, Beni Warlis, Sabtu (29/9/2018)di Pantai Sago, Pesisir Selatan.

Pessel, sumbarsatu.com--Livestock Expo atau Kontes Ternak 2018 resmi ditutup oleh Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno, yang diwakili oleh Asisten II Pemprov Sumbar, Beni Warlis, Sabtu (29/9/2018)di Pantai Sago, Pesisir Selatan. 

Kegiatan itu dimulai sejak 27-29 September 2018 di Pantai Sago, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan diikuti 15 kabupaten/kota dengan menghadirkan sebanyak 1.500 kontingen dan 180 ekor ternak untuk diperlombakan dari berbagai daerah.

Pada kesempatan itu, kontingen asal Kota Payakumbuh berhasil menyabet juara umum dengan mengalahkan sejumlah kontingen asal kabupaten/kota lainnya. Berkat prestasi tersebut, Kota Payakumbuh berhak mendapatkan hadiah Rp10 juta dan 1 ekor sapi dari pihak Bank Nagari setempat.

Asisten II Pemprov Sumbar, Beni Warlis mengatakan, keberhasilan Kota Payakumbuh saat itu, mampu memperlihatkan bahwa daerah tersebut pantas ditetapkan sebagai daerah kawasan pembibitan sapi oleh Pemprov Sumbar.

"Kita berikan apresiasi kepada Pemkab Pessel yang telah sukses melaksanakan kegiatan Livestock Expo dan Kontes Ternak 2018 ini. Kepada Kota Payakumbuh saya ucapkan selamat atas keberhasilan memperoleh juara umum. Ke depan kita berharap daerah ini bisa dijadikan sebagai kawasan pembibitan sapi di Sumbar," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumbar, Erinaldi, menyebutkan, sejumlah kontes ternak yang digelar saat itu adalah, lomba sapi semental dewasa jantan, sapi semental dewasa betina, sapi bali jantan, sapi bali betina, sapi PO jantan, sapo PO betina, kerbau jantan, dan kerbau betina.

Selanjutnya, kambing peranakan etawa jantan, kambing peranakan etawa betina, sapi semental anak jantan, sapi semental anak betina, serta anak kambing PE (cempe).

"Kita mengajak semua pihak agar menjadikan kegiatan ini sebagai kontes peternakan yang dekat keluarga, sehingga dapat menjadi tolok ukur untuk perkembangan peternakan di Sumbar," katanya.

Ia mengutarakan, program Livestock Expo dan Kontes Ternak tersebut terus dikembangkan setiap tahunnya. Sehingga kepada semua pihak dapat memberikan dukungan agar program tersebut benar benar memberikan dampak positif terhadap kemajuan sektor peternakan di Sumbar.

"Sebab, ini iven yang sangat strategis. Dari itu saya berharap program ini memiliki nilai positif bagi masyarakat untuk meningkatkan perekonomian," tuturnya.

Erinaldi berharap, iven tersebut jangan hanya sekadar seremonial belaka, namun lebih kepada hasil yang nyata untuk memenuhi kebutuhan ternak di Sumbar. Selain itu, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu menyebarluaskan informasi hasil perkembangan peternakan di Sumbar, sehingga ke depan mampu meningkatkan produk unggulan pada daerah masing masing.

"Termasuk juga sebagai upaya meningkatkan kualitas dan kuantitas ternak, pelayanan peternakan dan kesehatan hewan, serta meningkatkan pengetahuan, wawasan dan kemandirian pelaku usaha peternakan," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Pessel Hendrajoni mengucapkan terima kasih banyak kepada seluruh peserta dan panitia yang telah bersungguh-sungguh menggelar kegiatan tersebut hingga puncaknya.

Ia berharap, kegiatan Livestock Expo dan Kontes Ternak 2018 yang dipercayakan kepada Kabupaten Pesisir Selatan itu, mampu memberikan motivasi kepada para peternak di Sumbar agar lebih giat lagi melakukan usaha peternakan.

"Saat ini di Pessel tengah fokus mengembangkan plasma nufta sapi lokal yang dimiliki, baik terhadap jenis sapi yang dikenal dengan sapi pasisie, maupun itik bayang. Ke depan kita harapkan seluruh daerah mampu pula mengembangkan plasma nutfah tersebut," tutur bupati.

Kegiatan saat itu, dihadiri pejabat dari Kementerian Pertanian RI melalui Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan, Fini Murfiani, Asisten II Pemprov Sumbar Beni Warlis, Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumbar, Erinaldi, Bupati Pessel Hendrajoni didampingi Istri Lisda Rawdha, Sekda Pessel Erizon, Dandim 0311/ Pessel Letkol (Arh) Wahyu Akhadi, Kapolres Pessel AKBP Fery Herlambang, OPD dan perwakilan, serta seluruh pimpinan BUMN, BUMD, Perbankan, Koperasi, dan pelaku UMKM se- Sumatera Barat.

Pada akhir kegiatan, dilanjutkan dengan penyerahan hadiah para pemenang lomba Livestock Expo dan Kontes Ternak 2018, sekaligus penyerahan bendera dari Bupati Pessel Hendrajoni kepada Gubernur Sumbar Irwan Prayitno yang diwakili oleh Asisten II Pemprov Sumbar, Beni Warlis, pertanda 2019 mendatang, Kota Padang sebagai tuan rumah Livestock Expo dan Kontes Ternak 2019. (MIN)

BACA JUGA