Terpeleset Saat BAB, Warga Inhu Ditemukan Meninggal di Pulau Penyu

-

Minggu, 30/09/2018 17:49 WIB
Jenazah Ryan Ismen dievakuasi Basarnas Padang. Ia diduga terpeleset saat hendak buang air besar (BAB) hingga jatuh ke dalam laut, Minggu (30/9/2018)

Jenazah Ryan Ismen dievakuasi Basarnas Padang. Ia diduga terpeleset saat hendak buang air besar (BAB) hingga jatuh ke dalam laut, Minggu (30/9/2018)

Padang, sumbarsatu.com--Diduga terpeleset saat hendak buang air besar (BAB) hingga jatuh ke dalam laut, seorang wisatawan yang mengunjungi Pulau Sirandah ditemukan meninggal dalam kondisi mengambang di perairan dekat Pulau Penyu, wilayah Kota Padang, Minggu (30/9/2018) sekitar pukul 13.00 WIB.

Korban diketahui bernama Ryan Ismen (23) mahasiswa yang merupakan wisatawan asal Jatirejo, Kecamatan Pasir Penyu, Indragiri Hulu, Provinsi Riau ini, ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia. Usai ditemukan, korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar di Padang.

Kepala Basarnas Padang Ahmad Yunir mengatakan pencarian dilakukan terhadap korban setelah pihaknya mendapatkan informasi ada korban hanyut di Pulau Sirandah. Menindaklanjuti laporan itu, pihaknya langsung menurunkan tim untuk melakukan pencarian.

"Kita melakukan pencarian sekitar 1 jam lebih dengan menyisir menggunakan perahu karet di peraiaran tersebut hingga korban ditemukan sudah mengambang di perairan dekat Pulau Penyu. Setelah itu, jasad korban kita evakuasi dari lokasi dan dibawa ke rumah sakit," kata Ahmad Yunir, Minggu (30/9/2018).

Sementara itu, Staf Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang, Arif Pratama mengatakan, pihaknya mendapat informasi korban dinyatakan hilang sejak pukul 10.00 WIB. Kemudian, dilakukan proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan di perairan Pulau Penyu.

"Pulau penyu berada tidak jauh dari Pulau Sirandah atau persis berada di belakang Pulau Sirandah. Kita temukan korban telah meninggal dunia dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara," kata Arif Pratama.

Arif menjelaskan korban mendatangi Pulau Sirandah bersama dengan lima temannya yang sama-sama satu kampus dengan korban di Provinsi Riau. Mereka mendatangi pulau tersebut untuk berwisata.

"Menurut pengakuan rekannya, korban hilang setelah pamit untuk buang air karena sakit perut. Tapi setelah beberapa lama, korban tidak kunjung pulang," ujarnya. 

Dari pengakuan wisatawan lain, tambahnya, korban juga terlihat terjatuh di tepi laut hingga terbawa arus. Hingga akhirnya dilakukan pencarian hampir selama beberapa jam dan akhirnya korban ditemukan mengapung di perairan laut Pulau Penyu. 

"Saat ini jenazah korban telah kita evakuasi dan sekarang berada di Rumah Sakit Bhayangkara. Pihak rekan-rekan korban juga telah menghubungi kerabat keluarga korban di Riau. Keluarga korban akan segera menjemputnya,” pungkasnya. (MIN)

BACA JUGA