Surfival 2018 Umumkan Film-film Nominasi

-

Jum'at, 07/09/2018 18:10 WIB

Padang, sumbarsatu.com–Sumbar Film Festival (Surfival) 2018 telah merilis film-film nominasi yang merupakan hasil kurasi Surfival 2018 yang telah selesai dilaksanakan beberapa hari yang lalu. Film-film tersebut terdiri dari empat film kategori umum dan tiga film kategori pelajar.

Dengan mengerucutnya jumlah film yang bertahan dan menjadi film-film nominasi, agenda Kompetisi Film Fiksi Surfival 2018 mendekati puncaknya. Film-film nominasi ini akan dijurikan lebih lanjut hari ini, untuk kemudian diumumkan hasilnya pada agenda Malam Penganugrahan, Sabtu (9/9/2018).

Salah-seorang kurator Surfival 20118, Adi Osman (praktisi dan kritisi film) mengatakan bahwa pemilihan film-film nominasi dijalankan dengan pertimbangan logika beserta kefokusan cerita, dan juga berdasarkan aspek visualiasai.

“Utamanya, saya memerhatikan statement, atau jalinan statement-statement film. Film-film yang saya pilih tersebut, memiliki statemen-statemen yang kongkrit, masuk akal serta memiliki fokus yang baik dalam membangun keseluruhan cerita. Berbeda dengan film-film lainnya, banyak yang tidak fokus,” ungkap Adi ketika dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (6/9/2018).

Selain pertimbangan itu, menurut Adi, ada juga pertimbangan efek-efek visual film dengan melihat tingkat relevansi visual dengan cerita. “Banyak film-film dengan visual tidak cukup terbentuk, dalam artian, lemah muatan ceritanya. Nah, film-film nominasi ini, setidaknya memiliki visual yang cukup baik,” pungkas Adi.

Selain Adi, turut juga bertugas sebagai kurator yaitu Esha Tegar Putra (sastrawan, budayawan). Senada dengan Adi, menurut Esha, film-film yang dipilih itu memiliki cerita yang cukup unik dan memiliki struktur cerita yang baik.

“Tahapan kuratorial melihat bagaimana tema film dipilih oleh pelaku film, dirangkai menjadi peristiwa, lalu bagaimana peristiwa tersebut digerakkan dalam momen-momen film sepanjang 20-30 menit,” jelas Esha.

Esha menambahkan, hampir sebagian film kategori umum yang dikurasinya, mengambil tema tentang rantau. Tapi menurutnya, kebanyakan terjebak pada pandangan rantau secara artifisisal.

“Film-film yang kita munculkan adalah film-film yang selesai secara narasi, memiliki logika cerita yang baik, persoalan cerita relevan dengan penyelesaiannya. Beberapa film itu (film nominasi) menurut saya menawarkan pokok cerita yang sangat unik dan penggarapan ceritanya tidak artifisial,” jelas Esha.

Berikut adalah film-film nominasi yang berhasil dirangkum awak media berdasarkan rilis dari pelaksana Surfival 2018.

Tiga film nominasi kategori pelajar, yaitu Tongga Babeliang, Palarai Dandam dan Mananti. Film pertama disutradarai oleh Wico Pratama, produksi kelompok film Cengkeh Production (Padang), dengan produsernya yaitu Netri Elizawati.

Film kedua disutradarai oleh Ridho Muharram, produksi kelompok Sajalan Film (Bukittinggi), dengan produsernya yaitu Ridho Abdi. Sedangkan film ketiga, disutradarai oleh Dini Ramadhani, produksi Program Keahlian Seni Broadcasting & Film SMKN 1 Solok, dengan produsernya yaitu Angelia Sayyidina Revar.

Empat film kategori umum yaitu, Sangketo Pusako, Tahalang Sumpah, Tunduak Padi dan Panjago Kampuang. Film pertama disutradarai oleh Agung Rasyidi dari kelompok Baringin Limo Suku Production (Agam), produsernya yaitu E.F Dt. Sampono Basa.

Film kedua disutradarai oleh Rin Hermana dari Kelompok Ndak Ado Kegiatan (Padang) dengan produsernya yaitu Riski Herdi. Film ketiga disutradarai oleh Yeyen Hendarti Darmawan dari T.C Production (Solok) dengan produsernya yaitu diproduseri oleh Darma Sutan Marajo, Dkk. Film terakhir, merupakan film karya sutradara Riski Refli dari kelompok Jajak Kaki Solok, produsernya yaitu Radhestio Riski Perdana. (SSC/Rel)

 

Laporan: Andes

BACA JUGA