Malam Pertama Jambi Performing Art Festival Dibanjiri Penonton

-

Sabtu, 01/09/2018 11:36 WIB

Penampilan randai perempuan

Penampilan randai perempuan "Si Rabuang Ameh" karya Zulkifli dari ISI Padang Panjang dalam Jambi Performing Art Festival, Jumat (31/8/2018)

Jambi, sumbarsatu.com--Malam pertama, Jumat (31/8/2018) Jambi Performing Art Festival 2018, menampilkan pertunjukan teater "Bangku Kayu dan Kamu yang Tumbuh di Situ" dan penampilan randai perempuan "Si Rabuang Ameh" dibanjiri penonton. Gedung berkapasitas 200 orang penuh diisi mahasiswa, pelajar, seniman, dan budayawan dan aktivis seni di Jambi. Malah, beberapa puluh penonton tak bisa masuk karena padatnya Teater Arena Taman Budaya Jambi yang berada di Jalan Sungai Kambang, Telanaipura, Jambi.

Pertunjukan seni "Bangku Kayu dan Kamu yang Tumbuh di Situ" merupakan garapan sutradara Yusril Katil dan randai "Si Rabuang Ameh" naskah ditulis Zulkifli. Keduanya dari ISI Padang Panjang.

Antusias penikmat seni Kota Jambi ini sudah terlihat setengah jam sebelum pementasan dimulai. Tiga sisi ruang penonton di Teater Arena sudah penuh.

Incung Art & Culture Management Jambi--organisasi nirlaba di bidang seni budaya--yang mengelola iven Jambi Performing Art Festival, tampak mulai kewalahan melayani penonton yang didominasi generasi mileneal ini.

"Kami dari Incung Art & Culture Management sebenarnya sudah mengatisipasi bakal melimpahnya penonton dengan mambaginya dalam dua malam pertunjukan. Tapi malam pertama ini jumlah penonton yang datang di luar perkiraan kami. Tapi semuanya bisa menikmati pertunjukan kendati harus berdiri dan bersempit-sempit. Sebagian yang tak bisa masuk bisa juga menyaksikan siaran "Live" dari akun-akun media sosial," kata Suwandi, Ketua Panitia Jambi Performing Art Festival 2018, Jumat (31/8/2018).

Ia mengatakan, Jambi Performing Art Festival merupakan peristiwa budaya yang dikesankan sebagai medium menampilkan karya terbaik seniman Sumatera yang kali ini melibatkan puluhan seniman, dari tiga kota: Medan, Padang Panjang dan Jambi.

Pria yang akrab dipanggil Wendy itu menjelaskan lebih jauh, penampilan hari pertama Jambi Performing Art Festival yang mampu menyedot perhatian penikmat seni di Kota Jambi karena seniman yang tampil sudah memiliki nama dan mutu di tingkat nasional dan juga internasional.

"Yusril Katil merupakan salah seorang sutradara teater yang namanya tak bisa dilepaskan dalam perkembangan seni pertunjukan kontempores hari ini. Sedangkan Zulkilfi, salah seorang memiliki kompetensi yang tak diragukan pada seni tradisi randai Minangkabau," jelasnya.

Milaya, salah seorang mahasiswi dari Universitas Jambi mengaku senang atas dua pertunjukan seni malam ini (Jumat). Milaya datang bersama teman-temannya menyebutkan, ia tahu informasi Jambi Performing Art Festival dari media sosial.

"Saya bersama lima teman lainnya datang setelah membaca poster yang masuk ke linimasa instagram saya. Lalu kami pesan tiket. Saya pribadi banyak mendapat pelajaran dari dua pertunjukan tadi. Soal pendidikan kita yang belum jelas arahnya, dan soal keharmonisan rumah tangga. Cara penyajiannya sangat bagus dan komunikatif," kata Milaya, yang disetujui lima temannya kepada sumbarsatu, usai pertunjukan.

Selain itu, tampak hadir menyaksikan pertunjukan antara lain Didin Sirojudin, Kepala Taman Budaya Jambi, yang juga memberi sambutan sebelum dimulai kegiatan, Ja’far Rassuh (budayawan Jambi), Masngo (aktivis teater), Nukman, Riky Manik, M Ikhsan (peneliti dari Balai Bahasa Jambi), Ramon (Ketua AJI Jambi), Kasparman (jurnalis TVOne), Fifi Suryani (jurnalis Tribun Jambi), dan lainnya.

Jambi Performing Art Festivi al yang digelar selama dua hari, pada malam ini Sabtu (1/9/2018) merupakan malam terakhir akan menampilkan drama tari yang digagas Nurwani, Dosen Universitas Negeri Medan (Unimed) dengan judul "Ratok Lareh Pengulu" dan musik etnik kontemporer karya Defni Aulia berjudul "Rinok".

Pertunjukan seni ini merupakan hasil dari dari penelitian, penciptaan, dan penyajian seni yang merupakan program hibah dari Dirjen Dikti, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi. (SSC)

 

BACA JUGA