Kamis, 09/08/2018 21:10 WIB

Saber Pungli Gelar Sosialisasi Cegah dan Penanganan Pungli



Pemasangan tanda peserta sosialisasi pengetahuan seputar pencegahan dan penanganan pungli, Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Kabupaten Agam.

Pemasangan tanda peserta sosialisasi pengetahuan seputar pencegahan dan penanganan pungli, Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Kabupaten Agam.

Agam, sumbarsatu.com- Guna memberi pengetahuan seputar pencegahan dan penanganan pungli, Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Kabupaten Agam, bersama Pemkab Agam menggelar Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Pungli.

Kamis (9/8/2018), kegiatan sosialisasi digelar di Aula SMKN 1 Matur, dengan 60 peserta, dari unsur kepala sekolah, dan komite sekolah dari tingkat SD, SMP, dan SMK, Nagari Cingkariang dan Ladang Laweh.

Sosialisasi itu merupakan yang ke-4 kalinya sejak tahun 2017. Sebelumnya sudah dilakukan di Kecamatan Tanjung Mutiara, Lubuk Basung, Tanjung Raya, dan Banuhampu, seperti dijelaskan Ketua Panitia Pelaksana, Ridwan Priana.

Sosialisasi kali ini dibuka Bupati Agam diwakili Kepala Inspektorat H. Edi Junaidi, SH.

Edi Junaidi mengatakan, keberhasilan Unit Pemberantasan Pungli tidak hanya tergantung kepada Satgas atau Unit Saber Pungli, akan tetapi juga kepada unit pelayanan masyarakat, pendidikan, dan pemerintah.

“Untuk itu kami meminta masyarakat ikut berperan aktif dalam pencegahan dan pemberantasan pungli di Kabupaten Agam,” ujarnya.

Ia meminta agar di setiap sekolah tidak ada pungutan liar, atau pungutan yang tidak jelas.

“Seperti uang OSIS, uang ijazah, uang foto copy, atau pengeluaran uang lainnya yang tidak memiliki regulasi dan pertanggungjawaban yang jelas,”ujarnya pula.

Ia berharap masyarakat tidak takut melaporkan langsung kepada Satgas Saber Pungli, apabila merasakan atau melihat praktek pungutan liar di lingkungan sekolah.

“Pemerintah memandang perlu upaya pemberantasan pungli secara tegas, terpadu, efektif, efisien, dan mampu menimbulkan efek jera bagi para pelaku pungli,” ujarnya menjelaskan.

Ia berharap, melalui sosialisasi pencegahan dan pemberantasan pungutan liar kali, ini dapat terciptanya pemerintahan yang baik, bersih, dan berwibawa.

“Semoga Kabupaten Agam terbebas dari pungli, sehingga dapat memberikan dampak pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” ujarnya berharap.

Ketua Saber Pungli Kabupaten Agam, Kompol Aksalmadi menegaskan, Saber Pungli lahir atas dasar  Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 87 tahun 2016, tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar, yang selanjutnya disebut Satgas Saber Pungli.

Menurut Perpres ini, Satgas Saber Pungli mempunyai tugas melaksanakan pemberantasan pungutan liar secara efektif dan efisien, dengan mengoptimalkan pemanfaatan personil, satuan kerja, dan sarana prasarana, baik yang berada di kementerian/lembaga maupun pemerintah daerah.

“Dalam melaksanakan tugasnya, Satgas Saber Pungli sebagai intelijen, pencegahan, penindakan, dan  yustisi,” ujarnya.

Turut hadir pada kesempatan itu, antara lain, Kajari Lubuk Basung diwakili Kasi Intel M. Azril, Kabag Humas Helton, dan Kabid Kesbang Selfi Yusuf. (MSM)

BACA JUGA