500-an Penggerak Teater Kampus Hadir di Padang

FKIP UNP DISESAKI PENTAS SENI TANPA JEDA

Sabtu, 04/08/2018 07:05 WIB
=

=

Padang, sumbarsatu.com—Para pegiat, aktivis, dan penggerak seni teater di perguruan tinggi se-Indonesia, sejak Jumat (3/8/2018) berkumpul di Padang, Sumatera Barat, dalam satu peristiwa budaya Temu Teater Mahasiswa Nusantara (Temu Teman).

Temu Teman yang ke-16 ini diikuti lebih kurang 500-an mahasiswa dari 20 perguruan tinggi di Nusantara yang dipusatkan di kampus Universitas Negeri Padang (UNP) dan berlangsung hingga 12 Agustus 2018.  

Mereka yang terdiri dari pengurus organisasi teater kampus, para sutradara,  aktor, pemusik, penulis naskah dan kru artistik membincangkan persoalan teater dan teks di luar teater itu sendiri berupa pertunjukan teater, seminar, dan workshop.

Gustin, Ketua Panitia Temu Teman mengatakan, Temu Teman kali ini bertujua untuk menyatukan semangat para penggiat teater kampus se Indonesia.

“Semangat tersebut diharapkan dapat terwujud dan tergambar dalam garapan teater dengan variasi tema dan problem sosial dan budaya di daerah masing-masing. Peristiwa budaya ini tidak lepas dari visi dan misinya, yakni menjalin hubungan kekeluargaan antarmahasiswa penggiat seni se-Nusantara,” kata Gustin kepada sumbarsatu, usai pembukaan pada Jumat (4/8/2018) malam.

Jadi, tambahnya, untuk kawan-kawan yang datang dari berbagai pelosok Nusantara dengan berbagai keresahan dan perjuangannya, diharapkan bisa membawa dampak positif dan perubahan untuk daerahnya masing-masing terkait tentang isu yang diusung.

Lebih jauh Gustin mengatakan, Temu Teman ke-16 ini mengangkat tema “Matrilini”. Budaya matrilini adalah budaya kekerabatan Minangkabau.

“Kami mencoba untuk mengangkat tema ini agar kawan-kawan para penggerak teater se- Nusantara lebih mengerti tentang bagaimana budaya dan problem matrilini itu. Hal ini juga nantinya akan tergambar pada pertunjukan randai yang menjadi salah satu agenda dalam kegiatan ini,” terang Gustin.

Dengan tema seperti ini, diharapkan para peserta yang datang dari berbagai provinsi dan sekaligus merepresentasi berbagai suku bangsa juga turut membawa konten kebudayaan yang khas dari daerah masing-masing. Kekuatan budaya Nusantara yang kaya dengan keberagamannya akan tertunjukkan dengan maksimal di panggung teater Temu Teman.

Dalam Temu Teman akan hadir lebih kurang 18 pertunjukan teater yang dipusatkan di kampus Fakultas Ilmu Keolahragaan UNP.

“Setiap pertunjukan akan terbuka untuk umum. Jadi kepada masyarakat yang akan menyaksikan silakan datang. Pertunjukan akan digelar siang dan malam. Selain panggung pertunjukan utama, juga akan digelar berbagai pertunjukan apresiasi seperti pentas musik, puisi dan lain sebagainya,” tambah Gustin.

Selain Unit Kegiatan Seni (UKKES) UNP, kegiatan ini juga disokong penuh oleh berbagai komunitas teater kampus lain di Sumatera Barat, seperti Rumah Teduh dari Unand.

Abril, salah seorang panitia lainnya mengatakan, Temu Teman adalah kegiatan yang punya peran penting dalam pergerakan teater mahasiswa di Indonesia.

“Alhamdulillah antusias kawan-kawan teater kampus sampai saat ini masih sangat baik terhadap kegiatan ini. Tamu yang terdaftar di panitia ada sekitar 250 orang. Tapi seperti penyelenggaraan yang sudah-sudah, jumlah mereka yang datang mencapai 2 kali lipat dari yang terdaftar di meja panitia,” sebut Abril.

Kegiatan seminar akan diampu Dra.Puji Astuti. M.Hum untuk teater modern, sedangkan untuk seni randai akan difasilitasi Musra Dahrizal Katik Rajo Mangkuto (Mak Katik). Juga turut digelar workshop, Keaktoran: Edy Suisno dari ISI Padang Panjang, Dramaturgi: Pandu Birowo, Randai: Zulkifli dan Hendri Yusuf.

Berikut perguruan tinggi di Indonesia yang hadir dalam Temu Teman ke-16 di UNP

  1. Medan (Sumut): Komunitas Teater Kampus
  2. Pekanbaru (Riau): UKM Batra Universitas Riau
  3. Pekanbaru (Riau): Rumah Seni Tarbiah UIN Suska
  4. Pekanbaru (Riau): Sanggar Latah
  5. Jambi: UKM Seni dan Budaya Aek Ngalir
  6. Palembang (Suksel): UKMK Seni Budaya Teater Arafah
  7. Jakarta: Arts Jakarta
  8. Jakarta: Teater Unggun USNI
  9. Bogor (Jawa Barat): Keluarga Teater Kamups Bogor
  10. Surabaya (Jatim): Forteka
  11. Solo (Jateng): Lesehan Teater Kampus Solo Raya
  12. Purwokerto: Komunitas Teater Didik
  13. Kendari: UKM Seni IAIN
  14. Jember: Teater Kotak
  15. Madura (Jatim): UKM Seni Nanggala
  16. Denpasar (Bali): UKM Kesnas Titik Dalam Koma
  17. Makassar (Sulsel): UPKSBS UMI
  18. Makassar (Sulsel): Sangdipa
  19. Palu: Perkusi Untad
  20. Merauke: Teater Tetas
  21. Padang: Tuan Rumah (SSC/Rel)

BACA JUGA