MKB Balingka Akan Gelar Lokakarya Tari untuk Anak Nagari

DILATIH PENARI DUNIA

Kamis, 02/08/2018 14:52 WIB
Anak-anak melakukan latihan tari hasil lokakarya yang digagas Yayasan Marsini Komunitas Budaya. Diharapkan agar anak-anak MKB Balingka dapat terinspirasi untuk lebih giat lagi mengasah potensi diri di dunia tari.(Dok MKB)

Anak-anak melakukan latihan tari hasil lokakarya yang digagas Yayasan Marsini Komunitas Budaya. Diharapkan agar anak-anak MKB Balingka dapat terinspirasi untuk lebih giat lagi mengasah potensi diri di dunia tari.(Dok MKB)

Balingka, sumbarsatu.com—Sebanyak 30 anak Nagari Balingka, Kecamatan IV Koto, Agam, dalam waktu dekat akan mengikuti lokakarya tari, terutama tari tradisional dan modern, selama  sepekan yang digelar sejak tanggal 6-11 Agustus 2018 di nagari tersebut.

Kegiatan lokakarya yang diinisiasi Marsini Komunitas Budaya ini diampu dua penari Indonesia, yakni Rianto dan Ditta Miranda. Keduanya telah berkiprah dan melanglang buana mengikuti festival tari dunia.

Ditta Miranda sendiri ialah  penari solo yang dipilih Pina untuk mementaskan koreografi "Rite of Spring" yang merupakan tafsiran Pina Bausch atas karya legendaris Vaslav Nijinsky dan Igor Stravinsky.

Ditta pernah terpilih menjadi Penari Terbaik Pilihan Kritikus se-Eropa pada tahun 2004. Sedangkan Rianto adalah penari asal Banyumas, Jawa Timur, yang pernah menari pada malam inagurasi pengukuhan Presiden Amerika Barack Obama di Capital Hill 20 Januari 2009. Rianto salah seorang warga Indonesia yang ikut sebagai penari dalam malam inagurasi bersejarah itu.

Gagasan mengenai lokakarya ini sendiri muncul saat anak-anak YMKB Balingka, di bawah asuhan Indra Zubir, pada Januari 2018 berinisiatif untuk berpartisipasi dalam proyek Nelken Line dari Pina Bausch Foundation.

Pina Bausch Foundation, merupakan program budaya yang mengajak semua orang di seluruh penjuru dunia menarikan sepenggal tari karya bagian dari karya koreografi Pina Bausch yang menggambarkan 4 musim: semi, panas, gugur dan musim dingin sebagai bagian dari karya “Nelken”. Lalu mengirim video dari sepenggal koreografi “Nelken” yang diciptakan Pina pada tahun 1982.

Menurut Teguh Ostenrik, penggagas Yayasan Marsini Komunitas Budaya, dengan adanya lokakarya ini, diharapkan agar anak-anak MKB Balingka dapat terinspirasi untuk lebih giat lagi mengasah potensi diri di dunia tari.

30 anak Nagari Balingka yang akan mengikuti loka karya tari ini sebelumnya juga berpartisipasi dalam kegiatan Pasa Harau Festival 2018. (SCC/Rita)

BACA JUGA