Ketersediaan Sapi Kurban Mencukupi

---

Rabu, 01/08/2018 19:04 WIB

Wali Kota Padang Mahyeldi saat membuka bursa hewan kurban dan sosialisasi memilih hewan kurban di Pasar Ternak Aia Pacah. HUMAS

Wali Kota Padang Mahyeldi saat membuka bursa hewan kurban dan sosialisasi memilih hewan kurban di Pasar Ternak Aia Pacah. HUMAS

Padang, sumbarsatu.com--Pemerintah Kota Padang menjamin ketersediaan sapi kurban untuk tahun ini. Jaminan itu tak hanya soal pasokan sapi kurban tetapi juga jaminan keamanan, kesehatan dan kualitasnya.

“Oleh sebab itu, masyarakat tak perlu khawatir tentang ketersediaan hewan qurban pada Hari Raya Idul Adha 1439 H/2018 nanti,” sebut Walikota Padang Mahyeldi Ansharulah Dt.Marajo sewaktu membuka Sosialisasi Pedoman Teknis Pemilihan dan Penyembelihan Hewan Kurban yang memenuhi syarat ASUH (Aman sehat utuh dan halal) di kawasan Pasar Ternak dan Rumah Potong Hewan, Palarik Aie Pacah, Kecamatan Koto Tangah, Selasa (31/7).

Dikatakan, Pemko Padang melalui Dinas Pertanian bekerjasama dengan pengusaha dalam pengadaan sapi kurban ini. Pihaknya telah mendata pengusaha dan berharap pengusaha tidak bermain-main dengan harga sapi qurban tersebut.

Lebih lanjut dikatakan, kegiatan sosialisasi ini diberikan sebagai bimbingan kepada masyarakat agar memiliki pengetahuan yang cukup dalam memilih sapi yang sehat.

Dinas Pertanian pun membuat jaminan tentang ketersediaan sapi kurban dan sekaligus meresmikan bursa untuk sapi ini.

“Apabila nantinya pengurus masjid tidak menemukan sapi, maka Pemerintah Kota Padang akan menyediakan sapi yang memenuhi syarat kesehatan yang telah melalui pemeriksaan kesehatan,” terangnya.

Dikatakan, saat ini persediaan sapi yang ada sebanyak 20.000 ekor. Seluruh sapi itu telah melalui pemeriksaan kesehatan. Pengurus masjid dan mushala bisa membeli sesuai dengan kebutuhannya.

Mahyeldi juga berharap, kantong plastik yang digunakan untuk pembagian daging sapi kurban, jangan kantong plastik yang berwarna hitam. Gunakanlah kantong plastik yang transparan atau bening, karena kantong yang berwarna telah melalui berulang-ulang proses daur ulang.

“Mudah-mudahan dengan adanya acara ini, memberikan kenyamanan kepada pengurus mesjid dan mushala tentang ketersediaan sapi kurban, sehingga konsumen dapat daging yang sehat,” terangnya.

Selanjutnya, jika menemukan cacing pada hati sapi, jangan dibagikan daging kurbannya pada masyarakat. Tetapi segera laporkan kepada Dinas Pertanian, dan Dinas Pertanian akan turun untuk memeriksanya, sehingga keamanan masyarakat dalam mengkonsumsi daging kurban betul-betul terjamin.

Sementara Kepala Dinas Pertanian Kota Padang, Syaiful Bahri menerangkan, sapi untuk tahun ini sudah persiapkan.

"Kita punya 20.000 ekor sapi jantan yang siap untuk dipotong. Oleh karena itu tidak  usah cemas dengan ketersediaan sapi di Kota Padang,” imbuh Syaiful. (DD)

BACA JUGA