Bolos Bermain Domino, 12 Pelajar Ditertibkan Satpol PP Padang

--

Rabu, 01/08/2018 19:01 WIB
Sebanyak 12 pelajar terjaring dalam razia yang dilakukan Satpol PP Kota Padang. Mereka keluyuran saat jam sekolah. Satpol PP telah berulang kali menjaring pelajar bolos, tetapi kejadian serupa terus berulang. HUMAS

Sebanyak 12 pelajar terjaring dalam razia yang dilakukan Satpol PP Kota Padang. Mereka keluyuran saat jam sekolah. Satpol PP telah berulang kali menjaring pelajar bolos, tetapi kejadian serupa terus berulang. HUMAS

Padang, sumbarsatu.com--Meski rekannya yang lain telah berkali-kali terjaring razia, tetapi para pelajar ini tak jera juga. Mereka tetap saja bolos saat jam pelajaran sekolah. Aksi mereka ini terjaring dalam upaya penertiban yang dilakukan Satpol PP Kota Padang, Rabu (1/8/2018).

Sebanyak 12 pelajar terpaksa ditertibkan. Mereka yang berada di luar lingkungan sekolah ini masih menggunakan seragam lengkap. Mereka diamankan saat jam pelajaran berlangsung di Kelurahan Cengkeh, Kecamatan Lubuk Begalung.

Kepala Satpol PP Kota Padang, Yadrison kepada wartawan menjelaskan, sebelumnya petugas mendapatkan laporan dari warga sekitar. Mereka nongkrong di sebuah warung yang diduga pemilik warung itu membiarkan aksi pelajar bolos saat jam sekolah ini. Tingkah polah para pelajar dan pemilik warung ini tak urung membuat masyarakat setempat resah.

“Petugas mendatangi warung tersebut dan rencananya hendak melakukan mediasi dengan pemilik warung yang berada di kawasan Cengkeh Kecamatan Lubuk Begalung tersebut,” katanya.

Tetapi di warung itu petugas menemukan sejumlah pelajar yang sedang bermain judi domino. Melihat petugas penegak Perda yang datang, mereka semua kaget. Tetapi petugas lebih sigap bertindak.

Demi menjaga ketertiban umum, seluruh pelajar yang berada di lokasi itu diamankan berserta barang buktinya berupa satu set batu domino di atas meja.

“Untuk pemilik warung itu sendiri, kita berikan teguran dan diimbau secara persuasif terlebih dahulu agar tak mengulangi perbuatannya. Jika imbauan itu tindak diindahkan maka tindakan tegas akan kita berikan,” terang Yadrison.

Pihaknya sangat menyayangkan kejadian tersebut. Sebab sudah setiap hari personilnya diperintahkan untuk melakukan pengawasan terhadap para pelajar ini, tetapi masih banyak juga ditemukan pelajar yang berkeluyuran saat jam pelajaran berlangsung.

“Seharusnya pada jam tersebut mereka berada di dalam kelas mengikuti pelajaran bukannya berkeluyuran,” ungkap Yadrison.

Para pelajar itu diangkut ke Mako Satpol PP. Dua belas pelajar tersebut didata dan diberikan pembinaan dengan melakukan hormat bendera serta menyanyikan lagu Indonesia Raya.

“Untuk dapat dipulangkan, seluruh siswa diharuskan menghubungi pihak sekolah dan orang tuanya agar datang sebagai penjamin," katanya. (DD)

BACA JUGA