Ada “Riak” Internal, Wakil Ketua Golkar Payakumbuh Mundur dari Bacaleg

PROSES PENETAPAN CALEG TAK TRANSPARAN

Selasa, 31/07/2018 11:54 WIB
yusra oi

yusra oi

Payakumbuh, sumbarsatu.com—Dalam masa pendaftaran calon anggota legislatif (caleg) untuk Pemilu 2019, Partai Golkar Payakumbuh justru diterpa kisruh internal.

Mendadak saja, salah seorang caleg potensialnya, Yusra Maiza, yang menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Ekonomi DPD Partai Golkar Kota Payakumbuh mengajukan pengunduran diri dari daftar calon yang sudah didaftarkan partainya ke KPU Kota Payakumbuh.

“Benar. Saya sudah membuat surat resmi ke DPD Partai Golkar Payakumbuh. Subtansinya saya menyatakan mengundurkan diri dari proses pendaftaran calon anggota legislatif untuk DPRD Kota Payakumbuh Dapil Payakumbuh Barat,” ujar Yusra Maiza yang juga Ketua Umum Komite Olahraga Nasional (KONI) Payakumbuh.

Dalam surat yang didapat sumbarsatu, Yusra mengatakan pengunduran dirinya dengan alasan karena jabatannya sebagai Ketua KONI dan transparansi kebijakan partai. Surat pengunduran diri tertanggal 23 Juli 2018.

Lebih dalam Yusra menjelaskan bahwa dirinya mundur dari caleg Partai Golkar adalah bentuk ketidakpuasan dirinya terhadap pimpinan DPD Partai Golkar Payakumbuh dalam penyusunan dan pendaftaran caleg Partai Golkar di Payakumbuh. Yusra melihat tidak ada transparasi pimpinan Partai Golkar Payakumbuh dalam menyusun bacaleg yang akan diusung.

“Yang saya rasakan, pimpinan partai mengabaikan pandangan kader dan sesepuh Partai Golkar Payakumbuh dalam menyusun dan menempatkan caleg dalam daftar pencalonan. Saya merasa proses penyusunan caleg Partai Golkar Payakumbuh hanya diatur oleh segelintir orang,” ujar Yusra yang juga penggiat seni di Komunitas Intro Payakumbuh.

Yusra melanjutkan bahwa ia sudah bertemu dengan pimpinan DPD Partai Golkar Payakumbuh. Ia telah teguh untuk meminta Partai Golkar Payakumbuh agar menindaklanjuti pengunduran dirinya dengan menarik berkas pencalonannya dari KPU.

"Saya yang sangat mencintai partai ini. Ini cara saya mencintai partai ini, agar menjadi pembelajaran yang baik dalam organisasi partai. Partai masih bisa mencari pengganti saya," Imbuh Yusra. (IL)

BACA JUGA