Selamat Jalan Prof Marlis Rahman

IN MEMORIAM

Sabtu, 28/07/2018 10:26 WIB
Marlis Rahman bersama istri

Marlis Rahman bersama istri

OLEH Hasril Chaniago (Wartawan dan Editor Senior)

Innalillahi wainna ilaihi rajiun. Telah berpulang ke Rahmatullah Pof. Dr. H. Marlis Rahman, M.Sc., Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar peroide 2005-2010, Rektor Universitas Andalas dua periode (1995-2005), Ketua ICMI Orwil Sumbar, dan Ketua PMI Sumatera Barat.

BACA: Marlis Rahman, Anak Tukang Padati dan Akademisi Itu, Tutup Usia

Sungguh kabar yang sangat mengejutkan bagi saya pribadi. Petang hari Jumat (27/7/2918), saya masih sempat memberi komentar pada postingan Facebook Pak Marlis yang mengunggah foto beliau bersama alumni SMP 4 Bukittinggi, antara lain bersama Ir. Man Nas Ka Sulaiman, mantan Kadinas dan Kakanwil Kehutanan Sumbar. Kemarin Jumat (27/7/2918), Pak Marlis memang berada di Bukittinggi menghadiri acara Rapat Daerah PMI Sumbar sekaligus kabarnya ada Reuni Alumni SMP 4 Bukittinggi.

Tentu saja sangat mengejutkan ketika sekitar pukul 8.30 pagi ini saya membaca berita di Grup WA ICMI Sumbar dan beberapa grup WA lainnya bahwa Pak Marlis telah berpulang ke Rahmatullah sekitar pukul 07.00, Sabtu (28/7/2018) di kediaman beliau di Jl. Fisika III (Blok B II) Komplek Unand Ulu Gadut Padang.

Mulanya saya nyaris tidak percaya, tetapi segera terkonfirmasi setelah saya kontak dengan Prof. Musliar Kasim, mantan Wamendikbud dan Rektor Universitas Andalas penerus Pak Marlis. Kebetulan Pak Musliar sedang di Pekanbaru bersama Wali Kota Padang Mahyeldi dalam acara Reuni Alumni Fakultas Pertanian Unand.

BACA: Capaian Anak Tukang Padati Itu Dikisahkan dalam Buku Autobiografi

Selamat jalan Pak Marlis. Saya pribadi mempunyai banyak kenangan dan ingatan tentang kebaikan Pak Marlis. Tahun 1999 kami menerbitkan surat kabar Harian Mimbar Minang di bawah payung Koperasi Ekuator dan ICMI Orwil Sumbar. Dalam peringatan 1 Abad Bung Hatta (2002) Pak Marlis menjadi Ketua Umum Panitia Tingkat Sumbar dan saya menjadi Sekretaris Umum, antara lain kami bersama-sama dengan Pak Musliar Kasim, Prof. Mestika Zed, H. Guspardi Gaus dan H. Shofwan Karim.

Sejak proses pemilihan Gubernur Sumbar 2005, di mana Pak Marlis berpasangan dengan Pak Gamawan Fauzi hingga selama beliau menjabat Wakil Gubernur kemudian jadi Gubernur sejak 7 Desember 2009, saya juga sangat intens berinteraksi dengan Pak Marlis.

Terakhir, ketika beliau meluncurkan buku auotobigrafinya "Prof. Dr. Marlis Rahman, M.Sc. Gubenur Cendekiawan" pada Minggu malam (24/9/2017) di hotel berbintang di Padang, Pak Marlis meminta saya menjadi pembedah buku tersebut bersama Prof. Werry Darta Taifur dan Pak Aristo Munandar. 

Sungguh kenangan tak terlupakan dengan Pak Marlis. Beliau adalah tokoh yang humble, sederhana dan rendah hati. Saya sungguh kehilangan. Selamat jalan Pak Marlis. Semoga Allah Swt mengampuni semua dosa dan kesalahan beliau, dan seluruh amal ibadah, pengabdian dan perbuatan baiknya dibalasi pahala yang berlipat ganda. Keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan ketabahan. Amin YRA ***

BACA JUGA