Festival Pasa Harau ke-3 Dimulai, Lokasi Digeser

-

Jum'at, 13/07/2018 19:41 WIB
Festival Seni dan Budaya yang bertajuk Pasa Harau & Art Culture Festival sudah diawali sejak Jumat (13/7/2018)

Festival Seni dan Budaya yang bertajuk Pasa Harau & Art Culture Festival sudah diawali sejak Jumat (13/7/2018)

Harau, sumbarsatu.com—Festival Seni dan Budaya yang bertajuk Pasa Harau & Art Culture Festival sudah diawali sejak Jumat (13/7/2018). Dalam jadwal yang dirilis panitia festival tahunan, lokasi festival digelar di sekitaran objek wisata Lembah Harau, Kabupaten Limapuluh Kota pada 13-15 Juli 2018.

Dari pantauan  wartawan sumbarsatu di sekitaran Lembah Harau, lokasi acara tidak lagi di kawasan wisata Lembah Harau, sebagaimana lokasi acara pada tahun 2016 dan 2017 di kawasan Air Terjun Aka Barayun. Tapi, kali ini panggung utama dan venue acara dipusatkan di lapangan bola Nagari Harau yang tempatnya lebih pelosok dari lokasi sebelumnya. Dari objek wisata Aka Barayun, calon pengunjung diharuskan menempun jalan sekira 3 kilometer lagi.

Mendapati lokasi acara yang  jauh dari tempat wisata Lembah Harau, salah seorang pengunjung yang ditemui menyampaikan unek-uneknya kepada sumbarsatu.

“Menjadi pertanyaan bagi saya, mengapa festival ini tidak ditempatkan di sekitaran objek wisata Lembah Harau? Kalau di sini kan jauh sehingga sepi dari pengunjung dari luar,” ujar Oldi Putra yang sengaja datang demi menyaksikan beberapa item pertunjukkan.

Menanggapi komentar tersebut, salah seorang perintis festival Pasa Harau, Dede Pramayoza mengatakan, konsep Festival Pasa Harau 2018 ini lebih mendekatkan diri dengan msayarakat Nagari Harau sebagai masyarakat pendukung utama festival ini.  

"Festival ini diselenggarakan masyarakat yang bernaung dalam Komunitas Lembah Harau. Tujuannya sebagai pilot pemberdayaan masyarakat pariwisata dengan cara kreatif, mandiri dan berkelanjutan dengan pelibatan masyarakat sekitar sebagai penyelenggara. Ini adalah tahun ke-3 penyelenggaraan festival Pasa Harau. Panitia ingin masyarakat terlibat seutuhnya, dan para pengunjung menjadi lebih dekat dengan masyarakat Harau ini. Maka lokasi acara berada ditengah pemukiman masarakat asli Harau,” terang Dede.

Festival Pasa Harau 2018 yang dimulai sejak Jumat  (13/7) hingga Minggu (15/7) malam. Berbagai item pertunjukkan sudah dipersiapkan untuk memukau pengunjung.

Penampilan tari dari ibu-ibu yang tergabungdalam komunitas Bintang Harau, tari anak-anak dari nagari Sikabu, arak iriang,  sepak rago, randai, pertunjungkan musik kotemporer dan diakhiri dengan Saluang dendang.

Meski sudah diawali sejak Jumat siang, namun secara resmi festival ini akan dibuka pada Sabtu (14/7) pukul 10.00 oleh Bupati Limapuluh Kota dan pejabat dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (SSC/IL) 

BACA JUGA