Kamis, 12/07/2018 15:16 WIB

Nusa Tenggara Barat Kunjungi Kota Sehat Payakumbuh

Wakil Wali Kota Payakumbuh, Erwin Yunaz, berkesempatan foto bersama dengan Rombongan Kota Sehat NTB, di Pelataran Kantor Balaikota Payakumbuh. eks Lapangan Poliko, Kamis (12/7/2018).

Wakil Wali Kota Payakumbuh, Erwin Yunaz, berkesempatan foto bersama dengan Rombongan Kota Sehat NTB, di Pelataran Kantor Balaikota Payakumbuh. eks Lapangan Poliko, Kamis (12/7/2018).

Payakumbuh, sumbarsatu.com – Tim Kota Sehat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dipimpin Dr. Nurhandini Eka Dewi, SP (Staf Ahli Biang Sosial Kemasyarakatan) mengunjungi Kota Sehat Payakumbuh, diterima Asisten I Yoherman, di Ruang Rapat Wali Kota Lantai II, Balaikota Payakumbuh, eks Lapangan Poliko, Kamis (12/7/2018).

Yoherman menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih kepada rombongan Provinsi Nusa Tenggara Barat yang berjumlah 16 (enam belas) orang tersebut yang telah memilih Kota Payakumbuh sebagai objek kunjungan untuk tukar informasi di bidang Kota Sehat.

“Sampai hari ini, Kota Payakumbuh telah meraih penghargaan Kota Sehat sebanyak 8 (delapan) kali berturut-turut,” ungkap Yoherman yang didampingi Kepala DKK Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, serta sejumlah Kepala Perangkat Daerah terkait lainnya.

Elzadaswarman dalam eksposnya menyampaikan, program Kota Sehat sangat mendukung terlaksananya berbagai program lainnya. Salah satunya adalah penilaian Adipura di Kota Payakumbuh,

"Ada komitmen tinggi antara Pemerintah Kota Payakumbuh dan masyarakat melalui Forum Kota Sehat (FKS) . Sehingga Kota Payakumbuh selalu ikut dalam Verifikasi Kota Sehat,” ulasnya.

Sementara, Ketua Tim Kota Sehat NTB Dr. Nurhandini Eka Dewi SP. A, akrab dipanggil Titik mengakui, kunjungan Tim ke Kota Payakumbuh dalam rangka studi banding dan tukar informasi tentang Kota Sehat.

"Kita melihat prestasi Kota Payakumbuh di bidang Kota Sehat dan meraih penghargaan 8 (delapa) kali berturut-turut adalah prestasi yang tidak mudah untuk dipertahankan. Inilah yang akan kita pelajari dan akan kita kembangkan nantinya di NTB,” ungkapnya kemudian.-(IMA)

BACA JUGA