Selasa, 10/07/2018 23:02 WIB

Bupati Agam: Tidak Lama Lagi Agam Akan Melahirkan Calon Ulama Besar

Bupati Agam Indra Catri Dt. Malako Nan Putiah membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kabupaten Agam ke-38 tahun 2018, Selasa (10/9/2018), di halaman Kantor Camat Matur.

Bupati Agam Indra Catri Dt. Malako Nan Putiah membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kabupaten Agam ke-38 tahun 2018, Selasa (10/9/2018), di halaman Kantor Camat Matur.

Agam, sumbarsatu.com- Bupati Agam Indra Catri Dt. Malako Nan Putiah meyakini, tidak lama lagi Agam akan melahirkan calon ulama besar. Pernyataan itu disampaikannya dalam sambutannya ketika membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kabupaten Agam ke-38 tahun 2018, Selasa (10/9/2018), di halaman Kantor Camat Matur.

Keyakinan itu tumbuh, berkat besarnya animo dan kemampuan generasi muda yang Qur’ani. Ia meyakini para calon ulama besar sekaliber Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi, Syekh Sulaiman Arrasuli. dan Buya Hamka, akan lahir di daerah itu.

Keyakinannya bertambah,setelah melihat salah satu hasil dari penyelenggaraan MTQ tersebut, dalam waktu tiga hari sudah terseleksi 1.000 orang hafiz dan hafizah khusus 2 juz, untuk menjadi duta al-qur’an Sumatera Barat utusan Kabupaten Agam.

Bupati mengatakan, kegiatan MTQ merupakan salah satu bentuk implementasi dari gerakan Nagari Madani, yang didorong secara berjenjang mulai tingkat nagari sampai kabupaten.

Menurutnya, penyelenggaraan MTQ ini memiliki tujuan dan makna, selain prestasi yang utama, yang lebih utama adalah syiar dan dakwah tentang bagaimana membumikan Al-Quran di ranah Agam.

Dengan pelaksanaan MTQ yang rutin, diharapkan akan terjadi proses kaderisasi, regenerasi dan pembinaan, membentuk insan-insan yang handal dan berdaya saing tinggi, sehingga diperoleh peningkatan kemampuan dan kualitas pada sumber daya manusia.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Agam, Edi Oktaviadi dalam laporan Ketua LPTQ Kabupaten Agam mengatakan, pelaksanaan MTQ merupakan wadah mempertemukan para qori dan qori’ah, hafiz dan hafizah, serta segenap kafilah MTQ dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Agam.

“Dalam momen ini, para kafilah datang untuk saling berlomba, mengasah kemampuan dan mengejar prestasi dalam seni baca Al-Qur’an, serta pemahaman akan isi kandungannya,” ujarnya.

Di samping itu juga sebagai ajang mempererat silaturahmi dan ukhuwah, memperluas persaudaraan di antara sesama.

Disebutkan, jumlah kafilah dan official MTQ Agam kali ini sebanyak 935 orang, dari 16 kecamatan se-Agam.

Gubernur Sumbar, diwakili Kabid Pakis Kanwil Kemenag Sumbar, Drs. Kardinal mengapresiasi penyelenggaraan MTQ di Kabupaten Agam yang dihadiri ribuan warga.

Menurutnya, kegiatan MTQ di Agam didukung seluruh lapisan masyarakat dan pemerintah, sehingga pelaksanaan pembukaan MTQ begitu. Ia berharap agar tetap meriah sampai hari penutupan. (MSM)

BACA JUGA