Taufik Effendi Mengundurkan Diri, Hari Ini, Kepala Dinas Kebudayaaan Sumbar Diserahterimakan

-

Senin, 09/07/2018 10:53 WIB
Taufik Effendi

Taufik Effendi

Padang, sumbarsatu.com-- Hari ini, Senin (9/7/2018), Kepala Dinas Kebudayaan Sumatera Barat Taufik Effendi menyarahterimakan jabatan kepala dinas kepada pelaksana tugas Sumarni, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Dinas Kebudayaan. Serah terima jabatan dilangsungkan di Gedung Kebudayaan Sumatera Barat.

Menurut Taufik Effendi, ia berhenti dari jabatan Kepala Dinas Kebudayaan yang telah ia emban satu setengah tahun itu karena mengundurkan diri untuk berkarier di tempat lain.

"Saya mengudurkan diri dari jabatan Kepala Dinas Kebudayaan karena ingin berkarier di tempat lain," kata Taufik Effendi kepada sumbarasatu, Senin (9/7/2018).

Pengunduran dirinya ini diperkuat dengan Surat Keputusan Gubernur Sumbar No 821/1816/BKD-2018.

Taufik Effendi dilantik sebagai Kepala Dinas Kebudayaaan pada Selasa 27 Desember 2016 oleh Gubernur Sumbar Irwan Prayitno. Dinas Kebudayaan merupakan Organisasi Perangkat Daerah yang baru di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.
 
Taufik Efefendi mengatakan, berkenaan dengan pengunduran dirinya itu, dengan segala kerendahan hati, saya mengucapkan terima kasih kepada Gubernur, Wakil Gubernur dan Sekda atas amanah yang diberikan selama lebih kurang dua tahun ini, sekaligus ucapan maaf yang sebesar-besarnya bilamana selama menjalankan amanah saya belum berhasil menunjukkan kinerja yang diharapkan.

"Ungkapan maaf ini juga harus saya sampaikan sekiranya ada hal kurenah, perkataan dan perbuatan saya yang mengganggu kenyamanan Bapak-bapak selama ini. Salah ka Tuhan minta tobat, salah ka manusia minta ampun," ujar Taufik Effendi.
 
ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang selama ini bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan termasuk kepada anggota WAG Budaya yang didirikannya. "Saya mengucapkan terima kasih atas kolaborasi kita selama ini, dan ungkapan maaf manakala ada hal-hal yang tidak pada tempatnya, capek tangan lah tajambauan, capek lidah lah takecek an dalam kebersamaan kita selama ini," terangnya.

Menurut Indra Sakti Nauli, wartawan senior, pengunduran diri Taufik Effendi sebagai kepala dinas yang pertama kali dalam jajaran Pemerintahan Provinsi Sumatera Barat.
"Iya ini yang pertama sekali di jajasan Pemprov Sumbar, tapi kalau di pemkab sudah pernah," kata Indra yang menyayangkan pengunduran diri Taufik Effendi ini.

Selama hampir dua tahun menjabat sebagai Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar, beberapa catatan penting yang dilakukan Dinas Kebudayaan antara lain ialah Praongres Bahasa Minangkabau dan Prakongres Sejarah Minangkabau. Kedua program besar dan berjangka panjang ini akan dilanjutkan dalam wujud kongres pada 2018.

"Sejarah adalah segala sesuatu yang telah terjadi pada masa lalu dan terkait dengan ilmu sejarah. Salah satu Program Dinas Kebudayaan adalah penelusuran dan penulisan sejarah Minangkabau dalam perspektif Minangkabau sebagai subjek.
Kita melihat Minangkabau sebagai subjek bukan objek, sebagai contohnya adalah kalimat: Islam masuk ke wilayah Minangkabau dan bagaimana sikap orang Minangkabau menyikapi masuknya Islam tersebut adalah suatu hal yang berbeda. Pra Kongres Sejarah Minangkabau ini akan dilanjutkan pada 2018.” kata Taufik Effendi saat membuka Pra Kongres Sejarah Minangkabau ini pada 7-9 November 2017 lalu.

Sementara itu, Kongres Bahasa Minangkabau, hasil rekomendasi Prakongres Bahasa Minangkabau yang digelar pada pada Rabu-Kamis, 5-7 Desember 2017 di Hotel Kyriad Bumiminang di Padang juga akan dilanjutkan dengan kongres pada tahun ini.

Juga pada tahun 2018 ini akan digelar iven yang diberi nama "Indonesiana", sebuah platform kegiatan kebudayaan yang nantinya akan digarap bersama-sama antara Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbud dengan Dinas Kebudayaan Sumbar dalam bentuk seni pertunjukan, namun hingga kini belum jelas wujud kegiatan ini.

Selain itu, semasa kepemimpinan Taufik Effendi, Dinas Kebudayaan juga telah merampungkan platfom Rencana Strategi Dinas Kebudayaan 2017-2021. (SSC/MN)




 

BACA JUGA