Minggu, 10/06/2018 22:04 WIB

Bupati Agam: Sebulan Dilatih, Pertahankan Makna Ramadan

Bupati Indra Catri

Bupati Indra Catri

Agam, sumbarsatu.com- Bupati Agam, H. Indra Catri Dt. Malako Nan Putiah menghimbau segenap warga daerah itu untuk benar-benar menghayati arti ibadah selama Bulan  Suci Ramadan sebagai masa pelatihan. Pada bulan itu, umat dilatih berdisiplin tinggi, hidup teratur, dalam tatanan yang sangat bagus.

Dengan demikian, hendaknya usai mengikuti pelatihan sebulan penuh itu, segenap warga yang melaksanakan ibadah puasa, lahir menjadi insan yang berdisiplin tinggi, sehingga menjalani kehidupan selanjutnya lebih lurus, lebih sehat, dan lebih teratur.

“Usai melaksanakan pelatihan di bulan tarbiyah, mari kita rayakan hari kemenangan ini dengan khidmat. Semoga kita kembali suci dan semakin tawakal, mulia di mata Allah SWT dan umat manusia, khususnya karib kerabat,” ujarnya, Minggu (10/6/2018).

Menurutnya, lebaran seharusnya lebih mematrikan kebiasaan tersebut. Bukan sebaliknya malah memorak-porandakan lagi kebiasaan baik yang sudah dilatih sebulan penuh itu.

“Mari kita pertahankan pola hidup yang lebih lurus, sehat, dan hemat itu. Karenanya, setelah lebaran tidak sepantasnya kembali hidup berfoya-foya, memakan makanan secara tidak beraturan, dan hidup dengan permusuhan, saling menghujat, iri, cemburu, serta ria atau suko malagak.

Kebiasaan berfoya-foya pada setiap lebaran, bukanlah perbuatan yang pantas dilakukan warga Agam yang menganut agama Islam. Karena Nabi Muhammad SAW tidak melakukannya semasa hidupnya. Begitu juga para sahabat.

“Nabi Besar Muhammad SAW hanya memberi contoh hidup sederhana, maka sudah sepantasnya kita umatnya meneladaninya,” ujarnya pula. (MSM)

BACA JUGA