Untuk Jalan Tol, Warga Kasang Tuntut Harga Tanah yang Layak

MEMINTA HARGA TANAH RP700 RIBU-RP4 JUTA PER METER

Kamis, 07/06/2018 13:04 WIB
untuk jalan tol

untuk jalan tol

Kasang, sumbarsatu.com-- Puluhan masyarakat pemilik tanah pembangunan jalan tol Sumbar-Riau di Kasang, Padang Pariaman melakukan aksi protes. Warga meminta wali nagari menfasilitasi agar tuntutan mereka kepada pihak pengembang pembangunan jalan direalisasikan.

Warga yang tanahnya terkena pembangunan jalan ini menolak ganti rugi tanah yang ditetapkan sebesar Rp45 ribu sampai dengan Rp400 ribu per meter. Mereka meminta harga tanah senilai Rp700 ribu hingga Rp2 juta per meternya.

Hamardian (55), salah seorang yang mewakili masyarakat Kasang menyebutkan, ada 70 orang warga menuntut harga tanah ditetapkan dengan harga yang layak.

"Jalan tol memakan lahan sekitar 24 hektare. Dengan panjang 42 km dan lebar 60 meter. Harga ganti rugi yang akan dibayarkan hanya senilai Rp45 ribu sampai Rp400 ribu per meter. Dan itu tidak layak bagi kami," kata Harmadian, kepada sumbarsatu, Rabu (6/6/2018).

Wali Nagari Kasang, Daman Huri, menyambut baik aspirasi masyarakat yang disampaikan ke Kantor Wali Nagari Kasang.

"Saya akan tetap berpihak pada masyarakat, selagi tuntutan yang diminta masih layak diakomodir. Bila tuntutan meminta harga tanah yang akan diganti melebihi Rp700 ribu, itu tidak mungkin. Pasalnya, harga tanah tidak setinggi itu," tutur Daman Huri.

Ia menambahkan, Tim Parsial sebagai pihak penentuan harga tanah sesungguhnya sudah sesuai dengan aturan. Tim ini merupakan kumpulan para ahli dan profesional dalam penetapan harga tanah. "Dan tidak mungkin mereka menentukan harga merugikan rakyat," tuturnya.

"Bila masyarakat masih belum puas nantinya, bisa mengajukan tuntutan ke ranah hukum jika perlu. Dan kami selaku perangkat nagari akan berupaya mencari dan memberikan solusi terbaik sesuai harapan bersama," tutupnya. (RY)

BACA JUGA