Fadly Amran Dilantik sebagai Ketua DPD KNPI Sumbar 2018-2021

-

Selasa, 15/05/2018 17:13 WIB
Pengurus DPD KNPI Sumbar periode 2018-2021

Pengurus DPD KNPI Sumbar periode 2018-2021

Padang, sumbarsatu.com—Pemuda harus menjadi bagian dari kontestasi politik. Serendah-rendahnya keterlibatan pemuda dalam politik adalah hadir memberikan hak suara atau tidak golput dalam peristiwa politik.

Demikian diingatkan Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Muhammad Rifai Darus, saat pelantikan DPD KNPI Sumbar di GOR Khatib Sulaiman Bancah Laweh, Padangpanjang, Senin (14/5) malam. Fadly Amran bersama kawan-kawannya dilantik sebagai pengurus DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sumbar periode 2018-2021. Fadly yang sebelumnya terpilih secara aklamasi sebagai ketua dilantik bersama sekretaris Marta Suhendra, dan bendahara Redian Fikri Guspardi, serta pengurus lainnya.

Bendera KNPI diserahkan langsung oleh Ketua Umum DPP KNPI, Muhammad Rifai Darus, kepada Fadly sebagai simbol telah dikukuhkannya pengurus DPD KNPI Sumbar periode 2018-2021 di bawah kepemimpinan Fadly Amran.

Dikatakan Rifai Darus, Fadly termasuk salah seorang calon pemimpin muda yang didaftar oleh KNPI secara nasional. Diakuinya, Fadly memiliki kapasitas yang luar biasa. Ini dibuktikan dengan proses musda yang begitu cepat dan kejelian para pemuda di Sumbar melihat sosok yang tepat untuk menyuarakan aspirasi mereka.

“Fadly memiliki catatan khusus buat kita di DPP. Dia termasuk salah seorang ketua DPD yang sedang mengikuti kontestasi politik di daerahnya, sehingga KNPI secara emosional mendukungnya. Kita harapkan bisa memperoleh kemenangan di pilkada nanti. Kita yakin, catatan yang kita miliki tentang Ketua KNPI Sumbar yang baru ini, suatu catatan yang baik, cerah, dan bisa menjadi inspirasi bagi kawan-kawan di seluruh Indonesia,” ungkap mantan Ketua KNPI Papua ini.

Menurutnya, dalam mendorong lahirnya pemimpin-pemimpin muda, KNPI telah membelah diri dan bergerak cepat hingga ke daerah. Akibat dorongan tersebut, sekarang banyak lahir pemimpin-pemimpin muda di daerah dengan latar belakang KNPI sebagai laboratorium kepemimpinan nasional dan daerah.

Deputi II Kementerian Pemuda dan Olahraga, Abdul Rauf, menilai Fadly sebagai orang muda yang humble, berkarakter, dan energik. Kehadirannya dalam organisasi pemuda diharapkan mampu membangkitkan dan menggerakkan pemuda menjadi ujung tombak pembangunan bangsa ini. Tidak hanya itu, kehadiran Fadly dalam kancah politik juga diapresiasi Abdul Rauf sebagai bentuk regenerasi kepemimpinan bangsa. 

“Kehadiran tokoh muda dalam kancah politik menandakan Indonesia memiliki regenerasi dalam kepemimpinan bangsa. Sumbar yang selama ini dikenal sebagai penghasil tokoh-tokoh bangsa, juga memiliki banyak orang muda yang siap untuk menjadi pemimpin. Fadly memiliki peluang untuk menjadi pemimpin masa depan,” katanya.

Dalam pidato singkatnya, Fadly menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran pengurus dan para senior yang mendorong dan mendukungnya sebagai Ketua KNPI Sumbar periode 2018-2021. Ia berjanji akan menjalankan segala amanah untuk memajukan pemuda Sumbar di masa datang, serta menjadikan KNPI sebagai rumah besar tempat bernaungnya OKP-OKP di Sumbar.

“Kita akan mendorong para pemuda untuk lebih aktif dan kreatif dalam berbagai sektor pembangunan. Kemudian menjauhkan pemuda dari segala perbuatan yang akan mengancam keselamatan dirinya, masyarakat dan negara, seperti, narkoba, terorisme, penyebaran ideologi-ideologi yang akan merongrong Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, serta tindak kriminal lainnya,” ungkap Calon Wali Kota Padangpanjang ini.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumbar, Priadi Syukur, dalam sambutannya mengungkapkan selama dua periode pengurus KNPI di Sumbar telah menerapkan UU nomor 40 tahun 2009 tentang kepemudaan. Dimana usia pemuda yang diatur dalam undang-undang tersebut 16-30 tahun. Dikatakan Priadi, setiap organisasi kepemudaan di Sumbar harus berpedoman kepada undang-undang tersebut.

“Dengan menerapkan undang-undang tersebut, maka KNPI Sumbar bisa meregenerasi pengurusnya. Mereka telah menyiapkan kader-kader berikutnya untuk memimpin organisasi. Seperti pengurus KNPI Sumbar yang kita lantik ini,” ujarnya.

Ketua KNPI Sumbar 2007-2010, Marzul Veri, menilai Fadly sebagai sosok yang tepat untuk menuntaskan persoalan pemuda Sumbar. Marzul juga memberikan dukungan terhadap Fadly dalam berpolitik. Baginya, sudah saatnya para tokoh-tokoh muda terjun ke kancah politik karena mereka belum terkontaminasi, masih berpikir jernih dan punya idealisme.

Hal senada juga disampaikan Ketua KNPI Sumbar periode 2014-2017, Defika Yufiandra, yang melihat Fadly sebagai figur yang berintegritas dan mampu memimpin pemuda serta masyarakat berdasarkan pengalaman berorganisasi. Untuk itu, ia mengharapkan para pemuda di Sumbar memberikan dukungan penuh terhadap Fadly dalam menjalankan roda organisasi dan politik nantinya.

Sementara itu, Ketua DPRD Padangpanjang, Novi Hendri, mengharapkan Fadly bisa membawa pemuda berkarya secara inovatif dan kreatif di masa depan. Ia juga menyampaikan, pemuda jangan buta politik. KNPI harus menjadi motor penggerak pemuda yang memberikan warna dalam berpolitik.

“Bung Fadly merupakan sosok anak muda yang sekarang ditunggu-tunggu masyarakat. Karena memiliki kemampuan dan wawasan yang luas untuk memajukan bangsa dan negara ini, terutama Sumbar dan Padangpanjang. Untuk itu, kita harus mendukung Bung Fadly agar apa yang dicita-citakan tersebut bisa terlaksana,” pungkasnya.

Pelantikan DPD KNPI Sumbar di Bancah Laweh yang berlangsung meriah ini dihadiri juga beberapa pengurus DPP KNPI, Pjs Wali Kota Padangpanjang yang diwakili Emir Emil Elmaulid, Calon Wakil Wali Kota Padangpanjang, Asrul, pengurus KNPI Kabupaten/Kota di Sumbar, para senior KNPI Sumbar, Ninik Mamak, Alim Ulama, Cadiak Pandai, Bundo Kanduang, serta masyarakat Padangpanjang. (SSC)

BACA JUGA