KSNT Kembali Gelar Nan Tumpah Masuk Sekolah #8

DIPUSATKAN DI KOTA PADANG PANJANG

Jum'at, 11/05/2018 06:10 WIB
Salah satu kegiatan KSNT dalam Nan Tumpah Masuk Sekolah (Foto Dok)

Salah satu kegiatan KSNT dalam Nan Tumpah Masuk Sekolah (Foto Dok)

Kasai, sumbarsatu.com—Komunitas Seni Nan Tumpah (KSNT) akan kembali menyelenggarakan kegiatan “Nan Tumpah Masuk Sekolah” (NTMS). Komunitas yang bermarkas di Korong Kasai, Kabupaten Padang Pariaman sudah melaksanakan program ini sejak 2011 setiap tahun. Selama 7 tahun  kegiatan NTMS disambut baik dan diapresiasi masyarakat, siswa, maupun pihak sekolah.

Menurut Ketua KSNT Yunisa Dwiranda, kegiatan NTMS ke-8 ini bertujuan memberikan pelatihan sekaligus mendekatkan kesenian terutama seni pertunjukan kepada siswa sebagai generasi muda yang akan menjadi penerus di masa yang akan datang.

“Selain itu juga sebagai bentuk dedikasi dan kepedulian KSNT dalam pembangunan apresiasi terhadap pegiat seni dan membangun iklim penonton seni pertunjukan di Sumatera Barat. Adanya NTMS diharapkan bisa menjadi wadah bagi siswa untuk membangkitkan kembali semangat berkesenian di sekolah maupun di lingkungan masyarakat,” kata Yunisa Dwiranda, Jumat (11/5/2018) di Kasai.

Dijelaskannya, dalam NTMS ini digelar lokakarya, pelatihan dasar seni pertunjukan seperti materi penyutradaraan, keaktoran, musik, penataan panggug dan musikalisasi puisi. Tidak hanya itu KSNT juga akan menampilkan pertunjukan teater “Jas Merah”, penulis naskah oleh Yunisa Dwiranda, disutradarai oleh Tenku Raja Ganesha dan diaktori oleh anggota baru Nan Tumpah yang telah lolos dalam beberapa tahap seleksi dan mengikuti LDNT ( Latihan Dasar Nan Tumpah) awal tahun ini.

NTMS mengangkat tema tentang sejarah Indonesia. Pada zaman modern dan teknologi informasi, siswa mempelajari berbagai mata pelajaran yang disesuaikan dengan keadaan zaman sekarang.

“Sejarah hadir sebagai sebuah instrumen yang akan mewakili generasi hari ini,” cerita Yunisa tentang naskah  teater “Jas Merah” itu.

Pada tahun 2011-2016 NTMS diadakan di beberapa sekolah terpilih yang berada di Kota Ppadang dan Padang Pariaman. NTMS#7 tahun 2017, KSNT mendatangi sekolah yang ada di Kota Padang dan Kota Payakumbuh.

“Pada tahun ini NTMS#8 dilaksanakan di sekolah-sekolah menengah atas di Sumatera Barat. Komunitas Seni Nan Tumpah  membuka kesempatan bagi semua sekolah dengan memberikan ‘undangan terbuka’ kepada semua sekolah di Sumatera Barat. Diharapkan tujuan  NTMS bisa  tercapai dan diterima secara merata oleh siswa-siswa se-Sumbar,” terang Yunisa.

Cara mengikutinya ialah dengan mendaftarkan sekolahnya di website: http://rumah.nantumpah.org/undangan-terbuka-nan-tumpah-masuk-sekolah-2018/.

Ada pun NTMS#8 akan dilaksanakan di Kota Padang Panjang pada 12 Mei 2018. Sekolah yang akan dihadiri, yaitu SMA 1 Padang Panjang, SMA 3 Padang Panjang dan MA KMM Kauman Padang Panjang. Pada kegiatan kali ini KSNT bekerja sama dengan Forum Pegiat Literasi (FPL) Padang Panjang yang fokus pada kegiatan literasi. FPL sangat mendukung  kegiatan NTMS yang masuk pada ranah literasi seni dan budaya.

Menurut Muhammad Subhan (Ketua FPL), Nan Tumpah merupakan komunitas yang berani terjun ke sekolah-sekolah melakukan edukasi kepada pelajar secara maraton dan dilakukan secara swadaya.

“Keberanian Nan Tumpah patut diapresiasi. Sedikit komunitas lain yang berani demikian,” ujar Subhan. (SSC/AISYAH)

BACA JUGA