Di Padang, Abraham Samad Dideklarasikan Calon Presiden 2019

KITA AS 2019

Sabtu, 05/05/2018 16:55 WIB
Deklarasi Abraham Samad sebagai calon Presiden oleh relawan KITA AS di Padang, Sabtu 5 Mei 2018

Deklarasi Abraham Samad sebagai calon Presiden oleh relawan KITA AS di Padang, Sabtu 5 Mei 2018

Padang, sumbarsatu.com--Kelompok anak muda dan mahasiswa bersama warga Padang mendeklarasikan Dr. Abraham Samad, S.H., M.H. sebagai calon presiden (capres) pada Pemilu 2019 mendatang, Sabtu (5/4/2018) di Padang.

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2011-2015 menyambut baik deklarasi dan dukungan kelompok yang menamakan diri Koalisi Rakyat Berdaulat untuk Abraham Samad 2019 atau KITA AS 2019 wilayah Sumatera Barat.

Deklarasi itu disambut baik pria kelahiran Makassar, Sulawesi Selatan, 27 November 1966 melalui telewicara jarak jauh Padang-Makassar.

"Saya sangat terharu dan berterima kasih sekali atas permintaan dan dukungan kawan-kawan dan adik-adik yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Berdaulat untuk Abraham Samad 2019 wilayah Sumatera Barat. Mudah-mudahan keinginan kita melihat Indonesia yang lebih baik bisa terwujud," kata Abraham Samad merespons permintaan KITA AS 2019. "Saya akan menjaga amanah itu."
 
Koordinator relawan KITA AS 2019, Arif Fandi Siddiq mengatakan, dukungan kepada sosok Abraham Samad untuk capres 2019 karena dinilai sosok yang pas untuk memimpin Indonesia ke depan.

"Sampai saat ini pemberantasan soal korupsi di Indonesia masih jalan di tempat. Latar belakang sebagai Ketua KPK diharapkan mampu memberantas korupsi di semua lini agar Indonesia menjadi jauh lebih baik," kata Arif.

Menurutnya, pascareformasi di bawah lima presiden sebelumnya, masalah korupsi tetap menjadi momok besar bangsa Indonesia kita.

"Kami menginginkan sosok Abraham Samad sebagai presiden untuk mengatasi dan mencegah korupsi. "Sang Panglima Antikorupsi" merupakan slogan yang pas untuk Abraham Samad,” jelas Arif melanjutkan.

Sebelum deklarasi, dibuka sesi diskusi interaktif dengan pemantik diskusi Roni Saputra, aktivis antikorupsi mengangkat soal "Mencari Pemimpin Bangsa 2019".  

Roni menilai menilai, sosok Abraham Samad bisa menjadi jawaban atas krisis kepemimpinan selama ini.

"Kita diperlihatkan bahwa nama yang selama ini muncul sebagai capres hanya ada dua. Kalau bukan Jokowi, ya Prabowo. Harusnya ada yang lain. Masa hanya dua itu saja. Abraham Samad bisa menjadi alternatif yang baik agar regenerasi bangsa ini berjalan," kata Roni.

Menurutnya, gerakan relawan Abraham Samad hadir untuk menunjukkan bahwa anak-anak muda atau kaum milenial masih peduli dengan problema politik bangsa. Mereka juga ingin menawarkan bahwa masih ada pimpinan yang mampu melihat masalah korupsi dan problem lainnya.

Kasus korupsi sendiri merupakan tindak pidana yang dapat merusak tatanan negara. Tak hanya itu, seluruh pembangunan tak dapat diselesaikan secara baik jika korupsi terus terjadi.  
“Gerakan relawan KITA AS ini hadir untuk menunjukan kepada anak-anak jika problema politik bangsa harus dituntaskan. Kami mengharapkan Abraham Samad sebagai pemimpin bangsa ini yang mampu melihat masalah korupsi dan problem lainnya,” papar Roni.

Berikut isi Piagam Deklarasi secara lengkap:
1. Kondisi bangsa Indonesia tidak juga kunjung membaik
2. Ketimpangan makin menjadi-jadi
3. Gesekan antarwarga atau masyarakat kian mencemaskan
4. Bangsa Indonesia butuh pemimpin yang tegas, berani, berintegritas, dan antikorupsi

Karena itu, kami, kaum milenial dan elemen masyarakat Padang, yang bergabung dalam Koalisi Rakyat Berdaulat untuk Abraham Samad (KITA AS) 2019 meminta kesediaan Sang Panglima Antikorupsi, Bapak Abraham Samad berkenan mewakafkan hidupnya untuk memimpin bangsa Indonesia, dengan kerendahan hati, dan diiringi ucapan Bismillahirahmanirahim kami mendukung Bapak Abraham Samad untuk menjadi Presiden Republik Indonesia 2019-2024.
Semoga Allah Swt selalu meridai bangsa Indonesia dan meluruskan niat mulia Bapak Abraham Samad, Amin Yarabbalalamin
Padang, Sabtu 5 Mei 2018
Koalisi Rakyat Berdaulat untuk Abraham Samad (KITA AS) 2019 (SSC)

BACA JUGA