Kamis, 26/04/2018 18:40 WIB

Julia F Agusta: Akan Berjuang Lewat ‘Gerakan Perubahan di Jalan Budaya’ di Senayan

Julia F Agusta, salah seorang bakal calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari Sumbar

Julia F Agusta, salah seorang bakal calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari Sumbar

Padang, sumbarsatu.com--Berkas dan persyaratan Julia F Agusta, salah seorang bakal calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari Sumbar, diterima KPU Sumbar, Rabu (25/4/2018), di Padang.

“Insyaallah diterima KPU Sumbar sebagai syarat awal pendaftaran untuk maju sebagai bakal calon anggota DPD untuk daerah pemilihan Sumbar. Ada perolehan dukungan dari empat belas kabupaten dan kota,” kata Julia F Agusta setelah mendaftar ke KPU Sumbar seperti dilansir bakaba.co.

Syarat dukungan fotokopi KTP Elektronik warga masyarakat Sumbar yang diperoleh Julia F Agusta sejumlah 2.321 dari 14 kota/kabupaten di Sumbar. Baik jumlah fotokopi KTP maupun sebarannya sudah memenuhi syarat dan ketentuan Peraturan KPU.

“Mudah-mudahan dalam tahap verifikasi aktual semuanya lancar. Saya mengucapkan terima kasih kepada warga masyarakat Sumbar yang menyerahkan "katepe" elektronik sebagai tanda dan syarat dukungan,” ujar Julia F Agusta.

Tahapan selanjutnya, KPU Sumbar bersama dengan KPU kabupaten/kota akan melakukan verifikasi faktual kepada pendukung Ramal Saleh di 14 kabupaten/kota.

Proses verifikasi faktual akan dilakukan KPU dari 27 April sampai 10 Mei. Masa perbaikan akan diberikan kepada bakal calon anggota DPD-RI Sumbar 14 sampai 20 Mei 2018.

Sosok Perempuan

Tokoh masyarakat Sumbar yang memilih jalur DPD tidak banyak dari kaum perempuan. Sejauh ini yang duduk di DPD hanya satu perempuan, dari empat orang anggota DPD Sumbar yakni Emma Yohana.

Untuk pemilu tahun depan, muncul Julia F Agusta, wanita aktivis yang memilih jalur DPD sebagai ‘medan pertarungan’ agar aspirasi Sumbar di tingkat nasional.

“Berbagai masalah yang harus diselesaikan di Sumbar, penting diperjuangkan dari atas, dari Jakarta untuk dicarikan solusinya. Tidak boleh daerah hanya menunggu, menerima apa adanya. Kita harus rebut dari pusat kekuasaan, dari Jakarta, tempat semua keputusan politik nasional digodok dan diatur,” kata Julia F Agusta.
 
Sosok Julia F Agusta, lahir di Padang, 25 Juli 1970, dikenal sebagai aktivis yang konsen di bidang kemanusiaan, pendidikan dan generasi muda. Melalui lembaga Leon Agusta Institute, Julia menggerakkan dinamika masyarakat untuk melakukan ‘Gerakan Perubahan di Jalan Budaya’.

Menurut Julia, banyak perubahan yang terjadi sekarang, masyarakat patut mengetahui bahwa tidak semuanya berbasis budaya kita. Budaya Minangkabau. Budaya asing yang tidak sesuai dengan kita begitu kuat mempengaruhi generasi sekarang.

“Perubahan adalah keniscayaan, tidak bisa ditolak. Masalahnya, apakah perubahan itu berada di jalan yang benar, di jalan budaya kita, yang sesuai dengan nilai-nilai budaya kita,” kata Julia F Agusta, putri budayawan/ penyair Leon Agusta asal Sigiran Maninjau, ini.

Sebagai Direktur Eksekutif LAI, Julia F Agusta terus membangun jejaring dengan banyak pihak. Salah satu program LAI yang disambut antusias pihak perguruan tinggi adalah dengan memberikan Beasiswa Budaya kepada belasan mahasiswa. (SSC/Rel)

BACA JUGA