Dekan FIB Unand Apresiasi FNWH 2018

-

Minggu, 15/04/2018 18:38 WIB
Dr. Hasanuddin Yunus M.Si

Dr. Hasanuddin Yunus M.Si

Padang, sumbarsatu.com—Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas Padang Dr. Hasanuddin Yunus M.Si mengapresiasi dan memberi dukungan penuh gelaran Festival Nasional Wisran Hadi (FNWH) 2018 yang dihelat UKM Teater Langkah pada 23-29 April mendatang.

“Sebagai pegiat seni budaya dan juga sebagai peneliti budaya, FNWH ini tidak hanya sekadar peringatan atas jasa Wisran Hadi sebagai penulis naskah drama dan pegiat teater yang terkemuka di Sumatera Barat dan bahkan juga di Indonesia, tetapi telah dianggap sebagai institusional atas jasa beliau sebagai budayawan, guru, kolega dan sahabat dalam memajukan Fakultas Ilmu Budaya (dulu Fakultas Sastra),” kata Hasanuddin, Minggu (15/4/2018).

Menurutnya, festival yang pertama kali digelar di FIB Unanf, merupakan ini sebuah apresiasi terhadap Wisran Hadi untuk mengabadikannya. Ia juga  seorang tokoh teater dan juga budayawan Sumatera Barat.

“Kegiatan ini merupakan sebuah langkah yang baik. Karena sebagai bentuk apresiasi atau penghargaan terhadap Wisran Hadi sebagai tokoh teater Sumatera Barat yang telah dikenal hingga lingkup nasional. Kemudian penghargaan terhadap beliau juga sebagai dosen Fakultas Sastra di bidang seni drama, baik drama Indonesia maupun drama Minagkabau.” Ungkapnya lagi.

Selain itu, melalui isian acara pada FNWH ini di antaranya pementasan teater, seminar teater, orasi budaya, lomba apresiasi naskah dan esai naskah, ulasan dan diskusi pementasan.

Dengan terselenggaranya FNWH ini Hasannudin berharap kegiatan ini juga merupakam ajang menangkap makna, menghayati nilai, dan menghayati tauladan dari karya-karya khas Wisran Hadi dan dapat terselenggara secara berkelanjutan.

“Ke depannya, mungkin kegiatan ini mesti dilakukan terus, kalaupun tidak setiap tahun, sekali dua tahun, setidaknya berperiode. Mesti sesuai dengan kemampuan, kemudian penggalian terhadap naskah itu jembatan apresiasi dengan lembaga akedemik sastra dan budaya,” jelasnya.  (SSC)

Laporan Aga Pratama

 

BACA JUGA