Rabu, 11/04/2018 20:39 WIB

Tim Penilai: Wow, Pelayanan Perizinan di Padang Pariaman Luar Biasa

Bupati Ali Mukhni didampingi Wabup Suhatri Bur, Kadis DPMPTP Hendra Aswara serahkan profil DPMPTP kepada Ketua Tim Penilai Dahnil Aswad di di Ruang Layanan DPMPTP, Pariaman, Selasa (11/4)

Bupati Ali Mukhni didampingi Wabup Suhatri Bur, Kadis DPMPTP Hendra Aswara serahkan profil DPMPTP kepada Ketua Tim Penilai Dahnil Aswad di di Ruang Layanan DPMPTP, Pariaman, Selasa (11/4)

Padang Pariaman, sumbarsatu.com--Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman mengikuti kompetisi pelayanan prima dan inovasi pelayanan publik tingkat provinsi 2018. Adapun kompetisi tersebut diwakili oleh Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu dan Perindustrian (DPMPTP). Kedatangan tim penilai kompetisi disambut langsung oleh Bupati Ali Mukhni dan Wakil Bupati Suhatri Bur.

“Alhamdulillah, kehadiran Bupati dan Wakil Bupati bentuk komitmen untuk mewujudkan pelayanan prima di Padang Pariaman,” kata Bupati Ali Mukhni saat mengawali sambutannya di Ruang Rapat Bupati, Rabu (11/4/2018).

Orang nomor satu di Padang Pariaman itu mengatakan, DPMPTP dipimpin oleh Kepala dinas yang masih sangat muda, energik dan menguasai teknologi informasi. Pelayanan perizinan mampu menjadi rujukan tingkat sumbar dan banyak mendapat respon positif dari kalangan pelaku usaha.

“Tadi sama-sama mendengar ekspos Kadis DPMPTP lalu meninjau kantor pelayanan, Kami optimis DPMPTP menjadi yang terbaik dalam penilaian Kompetisi kompetisi pelayanan prima dan inovasi pelayanan publik tingkat provinsi 2018,” kata Bupati yang digadang-gadang sebagai calon gubernur periode 2021-2016 itu.

Adapun tim penilai yang hadir antara lain Drs. Dahnil Aswad, M.Si (YLKI Sumbar) beserta anggota Sawir Pribadi (Pers), Dr. Ria Ariany, M.Si (Unand), Zikri Alhadi, S.IP, M.A (UNP) dan Pejabat Biro Organisasi.

Ketua Tim Dahnil Aswad mengatakan, penilaian kompetisi terdiri dari kriteria penilaian antara lain pertama, Profil Unit Kerja Pelayanan Publik yang meliputi visi dan misi, moto, maklumat/janji layanan, standar operasional prosedur (SOP), sistem pengelolaan pengaduan masyarakat, pelaksanaan survei kepuasan masyarakat (SKM) dan standar pelayanan. Kedua, sumber daya manusia (SDM) UKPP yang terdiri dari data personil UKPP, pedoman sikap dan perilaku pegawai, upaya peningkatan disiplin pegawai dan upaya peningkatan kompetensi serta keterampilan pegawai.

Ketiga, sarana dan prasarana terdiri dari sarana dan prasarana yang dimiliki saat ini dan sarana dan prasarana yang belum dimiliki. Keempat, inovasi pelayanan publik terdiri sekilas inovasi terkait tata kelola pelayanan. Inovasi terkait teknologi dan komunikasi, inovasi terkait perbaikan kesejahteraan sosial dan inovasi terkait pelayanan langsung kepada masyarakat.

“Tadi Kadis PMPTP sudah memaparkan dengan sangat baik dan sesuai dengan faktanya. Tapi nilainya masih rahasia nanti tim akan menentukan secara paripurna,” ujar Dahnil.

Tim penilai Dr. Ria Ariany, M.Si mengaku ekspos Kepala DPMPTP sangat bagus dan terlihat kepemimpinan kepala dinas yang mumpuni dan mampu merangkul seluruh staf dalam mewujudkan visi dan misi.

“Wow, pelayanan perizinan sangat luar biasa. Saya apresiasi Bapak Bupati yang menempatkan personil yang mampu berinovasi dan merubah "mindset" pelayanan,” ujarnya.

Sawir Pribadi, anggota tim penilai, juga apresiasi pelayanan perizinan berbasis teknologi informasi. Ia berharap seluruh staf di DPMPTP juga menguasai teknologi untuk memudahkan pelayanan. Komitmen Bupati dan Wakil Bupati patut diacungi jempol dalam memacu kinerja kepala dinas.

“Saya harap bukan kadisnya saja yang menguasai teknologi informasi juga seluruh staf,” ucap  Sawir Pribadi.

Sementara Kadis PMPTP Hendra Aswara mengatakan bahwa pelayanan perizinan sudah modern, singkat dan dalam sistem daring bangunan dan ruangan seperti hotel bintang lima, full ac dan petugas ramah sesuai standar pelayanan.

Ada hal yang unik dan menarik pada DPMPTP yang berhasil mencuri perhatian tim penilai, seperti minibar dimana tamu dapat makan dan minum kopi, teh, coklat dan makanan ringan. Kemudiaan adanya kacamata baca sebanyak tiga buah yaitu -1, -1/2 dan -3/4.

Untuk layanan berkebutuhan khusus, DPMPTP menyediakan jalur khusus dan petugas khusus untuk tamu difabel, manula, ibu menyusui dan ibu hamil. Fasilitas kursi roda dapat digunakan setiap saat bagi yang membutuhkan.

“DPMPTP ramah kepada difabel. Ada petugas yang memandu untuk tamu difabel dan diloket khusus,” ujar jebolan STPDN Angkatan XI itu.

Untuk layanan pengaduan, tambah Hendra, telah disediakan kotak pengaduan, nomor telpon dan faximile (0751) 478539, WhatsApp 08116607788, Email dpmptp.pdprm@gmail.com dan website perizinan.padangpariamankab.go.id.

“Layanan aduan melalui website terkoneksi langsung dengan inspektorat. Saya kira kami yang pertama melakukannya,” ujar peraih Peringkat Pertama Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2015 itu.

Berbagai inovasi yang dilakukan DPMPTP sejak setahun terkahir yang sangat dirasakan oleh masyarakat. Pertama, pelayan sejati (Sehari Jadi Gratis). Kedua pelayan pintar (Pelayanan Tanpa Pungutan Liar). Ketiga AJEP PAPA (Antar Jemput Perizinan) dan Aplikasi Perizinan berbasis Android.

“Jadi DPMPTP sudah ada di Google Playstore. Ketik SIMPEL DPMPTP Padang Pariaman, instal lalu gunakan untuk pendaftaran online dan tracking. Inovasi ini yang pertama di Sumbar, belum ada didaerah lain,” ujar Kadis termuda di Sumbar itu. (SSC)

Bupati Ali Mukhni didampingi Wabup Suhatri Bur, Kadis DPMPTP Hendra Aswara serahkan profil DPMPTP kepada Ketua Tim Penilai Dahnil Aswad di di Ruang Layanan DPMPTP, Pariaman, Selasa (11/4)

 


BACA JUGA