Sastrawan Danarto Meninggal Dunia

Selasa, 10/04/2018 22:38 WIB
Tampak Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menjenguk di RS Fatmawati (Foto AYH)

Tampak Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menjenguk di RS Fatmawati (Foto AYH)

Jakarta, sumbarsatu.com--Sastrawan Indonesia Danarto akhirnya meninggal dunia, Selasa 10 April 2018, pukul 20.54. Penulis cerpen "Godlob" dan "Adam Ma'rifat", yang fenomenal dalam sejarah sastra Indonesia ini, sebelumnya mengalami kecelakaan di daerah Kampung Utan, Ciputat. Danarto meninggal dunia dalam usia 78 tahun.

Danarto tertabrak sepeda motor ketika menyeberang menuju kantor bank, sekitar pukul 13.30. Dari lokasi kecelakaan, Danarto sempat dibawa ke RS UIN Syarief Hidayatullah sebelum akhirnya dirujuk ke RS Fatmawati. Dalam kecelakaan itu Danarto mengalami luka parah di bagian kepala.

Saat ditangani di UGD RS Fatmawati, sejumlah sastrawan tampak berkumpul, antara lain Uki Bayu Sejati, Teguh Wijaya, Radhar Panca Dahana, Noorca Massardi, Chavchay Syaifullah, Heryus Saputro, Bambang Prihadi, dan Amien Kamil. Mereka menemani detik-detik terakhir kepergian sastrawan yang akrab dengan sufisme. Terlihat juga Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan.

Danarto, peraih Hadiah Sastra Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) 1982 itu diketahui menjadi korban kecelakaan yang terjadi di jalan sekitar UIN Syarif Hidayatullah, Ciputat, Tangerang Selatan.

Sastrawan Danarto lahir pada 1940 di Sragen, Jawa Tengah. Mengutip informasi penyair Angkatan 66, Taufiq Ismail, cerpenis tersebut diketahui seorang duda tanpa anak. Sebagai seniman, Danarto sering menyuguhkan tema sufisme, baik cerita-cerita pendek (cerpen) maupun lukisan-lukisan karyanya.

Dia juga pernah berkeliling Eropa dan Asia untuk mengadakan pameran seni. Karya Danarto kerap menuai pujian. Kritikus Prof A Teeuw dalam sebuah bukunya menilai Danarto sebagai pembaharu sastra Indonesia

Selama 11 tahun, Danarto tercatat menjadi dosen pada Institut Kesenian Jakarta (IKJ). Pernah pula menyelami dunia jurnalisme melalui media Zaman enam tahun lamanya. Kesempatan menunaikan haji pada 1983 menjadi inspirasinya untuk menulis buku Orang Jawa Naik Haji.

Kronologis
Kasat Lantas Polres Tangerang Selatan AKP Lalu Hedwin Hanggara menuturkan, seperti dilansir liputan6.com, kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Saat itu, korban tengah menyeberang dari arah Kampung Utan, Ciputat.

Di saat yang sama, sebuah sepeda motor yang dikendarai Surya Lesmana (20) melaju dari arah Ciputat menuju Lebak Bulus. Saat tiba di dekat showroom Mandiri Motor, Danarto menyeberang.

"Motor tersebut tidak dapat menghindari dan terjadi kecelakaan lalu lintas," ucap Lalu.

Saat itu korban hendak menuju Kantor Cabang BRI. Akibatnya, Danarto mengalami luka di bagian kepala dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit UIN Ciputat untuk mendapatkan penanganan medis.  Pada Selasa 10 April 2018, pukul 20.54 Danarto berpulang.

Karya dan Capaian

Danarto dikenal sebagai cerpenis dan juga perupa. Lahir di Sragen dari Siti Aminah, seorang pedagang eceran di pasar kabupaten, dengan Djakio Hardjosoewarno, seorang buruh pabrik gula Modjo, Danarto adalah anak keempat dari lima bersaudara. Menikah dengan Siti Zainab Luxfiati, seorang psikolog.

Selama kuliah di ASRI Yogyakarta, dia aktif dalam Sanggar Bambu pimpinan pelukis Sunarto Pr, dan ikut mendirikan Sanggar Bambu Jakarta. Tahun 1979-1985 bekerja di majalah Zaman, tahun 1976 mengikuti International Writing Program di Universitas Iowa, Iowa City, Amerika Serikat. Tahun 1983 menghadiri Festival Penyair Internasional di Rotterdam, Belanda.

Ia pernah bergabung dengan Teater Sardono, yang melawat ke Eropa Barat dan Asia, 1974. Di samping berpameran Kanvas Kosong (1973) ia juga berpameran puisi konkret (1978).

Perjalanan hidup Danarto kaya dengan pengalaman baik di dalam negeri dan di luar negeri. Selain sebagai sastrawan, ia dikenal juga sebagai pelukis, yang memang ditekuni sejak masa muda. Sebagai pelukis ia pernah mengadakan pameran di beberapa kota. Sebagai budayawan dan penyair ia pernah mengikuti program menulis di luar negeri diantaranya di Kyoto, Jepang.

Karya
Godlob, kumpulan cerpen, 1975
Adam Ma'rifat, kumpulan cerpen, 1982?
Orang Jawa Naik Haji, catatan perjalanan ibadah haji, 1983
Berhala: Kumpulan Cerita Pendek, 1987
Setangkai Melati di Sayap Jibril, kumpulan cerpen, 2000
Kacapiring, 2008

Selamat jalan Mas Dar. (NA)

BACA JUGA