Selasa, 10/04/2018 14:44 WIB

Pengusaha Randang Dilatih Pemko Payakumbuh

KOTA BATIAH JADI KOTA RANDANG

Wali Kota Payakumbuh, Riza Falepi, saat membuka pertemuan dan pelatihan kepada para pengusaha randang Payakumbuh, di Ruang Pertemuan Restoran Bakinco Payakumbuh, Selasa (10/4/2018).

Wali Kota Payakumbuh, Riza Falepi, saat membuka pertemuan dan pelatihan kepada para pengusaha randang Payakumbuh, di Ruang Pertemuan Restoran Bakinco Payakumbuh, Selasa (10/4/2018).

Payakumbuh, sumbarsatu.com -- Pemko Payakumbuh serius membina pengusaha randang di Kota Payakumbuh. Pengusaha randang diharapkan kesiapan dan keseriusan dalam menyambut peluang ini.

“Lai serius bapak ibuk sarupo kami ko?” tanya Wali Kota Payakumbuh, Riza Falepi, saat membuka pertemuan dan pelatihan kepada para pengusaha randang Payakumbuh, di Ruang Pertemuan Restoran Bakinco Payakumbuh, Selasa (10/4/2018).

Para pengusaha randang yang ikut lebih kurang tiga puluh orang tersebut serentak menjawab. ”Serius, Pak Wali!”

Kegiatan yang digelar Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Payakumbuh tersebut menghadirkan narasumber Bus Harmaidi dari Kementerian Perindustrian, Jakarta.

“Saya menginginkan, ketika orang berbicara tentang randang, asosiasinya adalah Kota Payakumbuh. Sama ketika orang bicara sepatu yang terbayang adalah Italia. Makanya Pemko Payakumbuh menggelontorkan dana tidak sedikit untuk mewujudkan dan bekerja keras membangun sentra randang. Sehingga para pengusaha randang bisa berkumpul di sana. Soal biaya sewa, tak usah dipikirkan dulu. Bila perlu, Pemko Payakumbuh akan mensubsidinya,” terang Riza.

Perlu dipikirkan pengusaha randang hanyalah, tambah Riza, bagaimana memperbesar produksi dan marketing.

“Randang Payakumbuh mesti go internasional. Bila kita bisa memperbesar produksi dan memperluas marketing, tidak sedikit pendapatan yang bisa diperoleh oleh para pengusaha. Bila satu kaleng rendang saja dihargai lima ribu rupiah, bayangkan bila produksinya bisa mencapai sepuluh juta kaleng. Bila para pengusaha serius dan bekerja keras, kami pemerintah lebih serius dan bekerja keras. Bila perlu ikon Kota Batiah kita ubah jadi Payakumbuh Kota Randang, Pak Sek!” kata Riza sambil menoleh kepada Sekda Kota Payakumbuh, Benni Warlis, yang didampingi Asisten II, Amriul Dt Karaiang.(IMA)

BACA JUGA