Jum'at, 23/03/2018 06:58 WIB

Dukung Pembersihan Danau Maninjau, Nagari Duo Koto Kembangkan Kolam Lele

Kolam lele itu berfungsi untuk menampung bangkai ikan, sehingga bangkai ikan KJA tidak lagi dibuang ke dalam danau, seperti selama ini. Di sisi lain, bangkai ikan tidak terbuang percuma, karena ia akan menjadi pakan lele.

Kolam lele itu berfungsi untuk menampung bangkai ikan, sehingga bangkai ikan KJA tidak lagi dibuang ke dalam danau, seperti selama ini. Di sisi lain, bangkai ikan tidak terbuang percuma, karena ia akan menjadi pakan lele.

Agam, sumbarsatu.com-Banyak upaya yang telah dan akan dilakukan, dalam upaya membersihkan perairan Danau Maninjau, yang dikenal dengan #SaveManinjau. Salah satu upaya yang akan dilakukan, adalah yang digagas Wali Nagari Duo Koto, Joni Safri.

Menurutnya, dalam perbincangan dengan sumbarsatu.com, Kamis (22/3/2018), di ruang kerjnya, upaya dimaksud adalah dengan membangun kolam lele sistem terpal.

Kolam lele itu berfungsi untuk menampung bangkai ikan, sehingga bangkai ikan KJA tidak lagi dibuang ke dalam danau, seperti selama ini. Di sisi lain, bangkai ikan tidak terbuang percuma, karena ia akan menjadi pakan lele.

“Kolam lele diutamakan untuk pemilik KJA, agar mereka memiliki usaha alternatif,” ujarnya.

Namun, kendalanya saat ini adalah modal usaha. Karena itu, ia mengaku meminta bantuan Pemkab Agam, melalui Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPKP), agar mau membantu pembangunan 15 unit kolam terpal untuk budi daya lele.

Kolam lele akan dibangun di pinggir Danau Maninjau. Dengan demikian memudahkan mengangkut bangkai ikan dari KJA ke kolam.

Kawasan kolam lele akan ditata dengan baik, sehingga diharapkan mampu menarik minat wisatawan. Keberadaannya akan saling mendukung dengan Objek Wisata Linggai.

Bukan hanya itu, wali nagari mendambakan usaha kolam lele akan berkembang menjadi usaha lele asap. Dengan demikian, nantinya Nagari Duo Koto menjadi sentra penghasil lele asap.

“Lele asap Duo Koto juga akan menjadi oleh-oleh bagi wisatawan yang berkunjung ke Objek Wisata Linggai,” ujarnya berharap.

Di samping itu, untuk mendukung Linggai sebagai objek wisata unggulan di Agam, di kawasan itu akan dibangun Rumah Gadang Terapung. Rumah gadang itu nantinya akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas, khususnya yang mampu mendukung pembangunan pariwisata di kawasan itu.

“Rencana anggaran biayanya sedang dihitung,” ujarnya lagi. (MSM)

Kawasan pantai danau Maninjau di Nagari Duo Koto, yang akan dijadikan tempat pembangunan kolam lele

 

 

BACA JUGA