Gang Aster Bukit Surungan Berpotensi Jadi Kampung Literasi

Kamis, 01/03/2018 09:56 WIB
Sebanyak 40 warga Kelurahan Bukit Surungan, Kota Padang Panjang, mengikuti Sosialisasi Literasi di Perpustakaan Daerah Kota Padang Panjang. (Foto: Ist.)

Sebanyak 40 warga Kelurahan Bukit Surungan, Kota Padang Panjang, mengikuti Sosialisasi Literasi di Perpustakaan Daerah Kota Padang Panjang. (Foto: Ist.)

Padang Panjang, sumbarsatu.com – Gang Aster, Kelurahan Bukit Surungan, Kota Padang Panjang, berpotensi menjadi Kampung Literasi. Masyarakat Gang Aster aktif di samping lokasi strategis dan telah memiliki pojok baca serta taman bermain anak.

“Yang luar biasa, para pegiat literasi di Gang Aster ini adalah ibu-ibu Dasa Wisma. Saya lihat semangat semua,” ujar Muhammad Subhan, Ketua Forum Pegiat Literasi (FPL) Kota Padang Panjang, Kamis (1/3), di Padang Panjang.

Untuk melakukan penguatan dan motivasi kepada pengelola Kampung Literasi Gang Aster, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang Panjang didukung Forum Pegiat Literasi (FPL) Padang Panjang memberikan sosialisasi literasi kelurahan, Senin (26/2), lalu, di Ruang Audio Visual Perpustakaan Daerah Kota Padang Panjang.

Sosialisasi dibuka Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang Panjang diwakili Kabid Perpustakaan, Joni Aldo. Sebanyak 40 peserta yang terdiri dari pengurus Dasa Wisma dan warga setempat antusias mengikuti sosialisasi itu.

“Intinya dalam sosialisasi ini kita beri penguatan kepada pengelola Kampung Literasi Gang Aster agar semakin kreatif dan inovatif mengembangkan potensi Gang Aster,” ujar Muhammad Subhan yang juga tampil sebagai narasumber.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang Panjang, Alvi Sena, S.T., M.T., di sela-sela kegiatan itu mengatakan, Padang Panjang pada Mei 2018 akan mencanangkan Padang Panjang Kota Literasi. Mendukung itu, diharapkan setiap kelurahan memiliki satu kampung literasi.

“Kampung-kampung literasi inilah nanti yang mengabsahkan Padang Panjang layak menjadi Kota Literasi,” katanya.

Sementara Kabid Perpustakaan Joni Aldo mengatakan, literasi tidak sekadar baca tulis saja. Yang diharapkan dari pengembangan kampung literasi adalah pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Jika sudah literat, kita harap ke depan akan tumbuh ekonomi kreatif masyarakat di kampung literasi ini,” tambah Joni Aldo.

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang Panjang bersama Forum Pegiat Literasi (FPL) Padang Panjang berupaya terus melakukan pembinaan kepada kader-kader literasi tingkat kelurahan agar target Padang Panjang Kota Literasi terwujud.

Di masa mendatang di harapkan banyak pojok baca ditemui di Padang Panjang, baik di kampung-kampung literasi, di ruang tunggu pemerintahan, taman-taman bermain anak dan keluarga, dan di sudut-sudut fasilitas umum lainnya. (SSC/Rel)

BACA JUGA