Jum'at, 16/02/2018 21:54 WIB

Nasib Yuliana Jadi Perhatian Pemkab Agam

Kadis Sosial Agam, Kurniawan Syah Putra

Kadis Sosial Agam, Kurniawan Syah Putra

Agam, sumbarsatu.com--Walau tidak diterima pada panti sosial yang ada di Sumbar, namun nasib perempuan renta, Yuliana alias Liana (85), menjadi perhatian Pemkab Agam melalui Dinas Sosial.

Menurut Kepada Dinas Sosial Agam, Kurniawan Syah Putra, bantuan tahap awal telah disampaikan kemarin berupa sembako.

“Kita akan membantu Nenek Yuliana semampunya. Tahap awal baru Sembako, berikutnya akan kita berikan bantuan selimut, pakaian, dan peralatan mandi,” ujar Wira, panggilan akrab sang Kadis Sosial Agam, via ponselnya, Jumat (16/2/2018).

 

Di samping itu, Yuliana akan diberikan bantuan Sembako setiap bulan. Karena, sang nenek tidak mampu mengurus dirinya, bantuan akan disalurkan melalui orang yang telah rela merawatnya, yaitu Linda (45).

Menurut Wira, untungnya masih ada warga yang santun pada nenek Yuliana. Ia adalah seorang ibu rumah tangga, yang tinggal di depan pondok rundo, tempat Yuliana menumpang.

Lindalah yang menutup pondok rundo dengan terpal, bila cuaca kurang bagus di malam hari, agar si nenek tidak kedinginan. Ia pula yang mengantarkan makanan dan minumam, agar si nenek tidak kelaparan dan kehausan.

Padahal ia sendiri bukanlah orang yang terbilang mampu di kampung itu, dan bukan pula famili sesuku dengan Yuliana.

Bahkan, kini Yuliana sudah tinggal di rumah milik Linda. Tidak lagi tidur di pondok ronda.

“Kami salut dan berterima kasih kepada Ibu Linda dan suaminya, yang telah membantu Nenek Yuliana,” ujarnya pula.

Wira mengimbau para dermawan, terutama yang berada di Lubuk basung dan sekitarnya, untuk mengulurkan bantuan, untuk meringankan beban Nenek Yuliana.

Kini, ia membutuhkan pakaian, selimut, kasur, dan bahan pangan,serta kebutuhan lainnya, yang dibutuhkan seorang lansia.

“Saya sendiri merasa tergugah dengan informasi dari sumbarsatu, tentang Nenek Yuliana. Saat ini saya masih punya seorang ibu, andaikata beliau yangmengalami nasib seperti itu, alangkah sedihnya hati ini. Perasaan demikianlah yang mendorong kami di Dinas Sosial untuk peduli pada nasib sesama, terutama pda orang seperti Nenek Yuliana,” ujarnya, dengan suara serak. (MSM)

Kadis Sosial Agam, Kurniawan Syah Putra

BACA JUGA