Fungsi Ninik Mamak Tak Jalan, Yuliana Tinggal di Pondok Rundo

-

Selasa, 13/02/2018 07:05 WIB
YULIANA

YULIANA

Sejatinya di Ranah Minangkabau, tidak ada orang terlantar, baik terlantar karena kemiskinannya, maupun akibat sakit atau usia senja. Namun kenyataannya, masih saja ada kemalangan yang mengundang derita pahit di usia senja, seperti yang dialami perempuan tua, Yuliana (85).

Perempuan tua itu kini hidup dalam kesepian berbalut derita. Kemalangan itu menderanya, sejak sang suami dipanggil Sang Khalik, beberapa tahun lalu.

Ketika sang suami masih hidup, ia dibawa tinggal di kampung halaman lelaki itu, di Pariaman. Ia,menurut informasi, hanya memiliki seorang anak, yang merantau ke Jambi. Tetapi sudah lama sekali tidak ada kabar beritanya.

Sepeninggal suaminya, Yuliana alias Liana, diantarkan famili suaminya ke kampung halamannya, Rimbo Nunang, Jorong bancah Taleh, Nagari Garagahan, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam.

Yang menyedihkan, di kampung halaman sendiri Yuliana tidak memiliki “dunsanak kanduang.” Maka, ia akhirnya tinggal di “pondok rundo.” Sedangkan makan-minumnya, tergantung pada belas kasihan warga sekitar.

Wali Nagari Garagahan, Firmandaus, S.Ag, membenarkan kondisi Yuliana. Ia menyebukan, Yuliana adalah lansia terlantar, yang tidak memiliki famili dan rumah tempat tinggal.

Oleh karena itu, ia mengirim surat kepada Dinas Sosial Agam, agar bisa membantu mengirim Yuliana ke Panti Sosial, agar lansia itu bisa lebih terurus.

Dituntut Peranan Ninik Mamak

Di samping meminta bantuan Dinas Sosial Agam, permohonan bantuan juga dilayangkan kepada pihak Baznas Agam. Baznas diharapkan membantu lansia tersebut, guna meringankan beban deritanya.

Ketua Baznas Agam, Ir. Eldi Zein, MS, membenarkan kalau surat permohonan bantuan untuk Yuliana sudah masuk ke Baznas Agam. Ia mengatakan akan segera mengirin petugas Baznas Agam meninjau kondisinya.

Namun ia menyarankan agar pihak keluarga berupaya mencarikan jalan keluar masalah Yuliana. Bila tidak ada keluarga dekat, peranan ninik mamak sangat dibutuhkan. Ninik mamak Yuliana, mestinya berupaya agar nenek tua itu tidak hidup terlantar, dan menderita di hari tuanya.

“Ninik mamak mestinya menampakan keberadaan dalam kasus seperti ini, beliau tidak boleh berlepas tangan,” ujarya, dalam pembicaraan dengan sumbarsatu,com, Senin (12/2/2018), di ruang kerjanya. (MSM)

Yuliana di pondok ronda

BACA JUGA