Selasa, 13/02/2018 06:57 WIB

Bupati Agam Resmikan Jaling CSR PLN di Koto Tinggi

WALI NAGARI HARUS CEKATAN

Bupati Agam menggunting pita dalam prosesiperesmian ajalan di Koto Tinggi, Palembayan

Bupati Agam menggunting pita dalam prosesiperesmian ajalan di Koto Tinggi, Palembayan

Agam, sumbarsatu.com-Bupati Agam H. Indra Catri Dt Malako Nan Putiah meresmikan pemakaian jalan lingkungan (Jaling) CSR PLN, di Jorong Koto Tinggi, Nagari Ampek Koto, Kecamatan Palembayan, Senin (12/2/2018).

Jalan rabat beton sepanjang 2.000 meter merupakan program CSR PLN Tahun 2017.

Bupati Agam dalam sambutannya, mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada PT. PLN atas bantuan pembuatan jalan beton tersebut, serta rencana pembangunan pembangunan PLTA di Palembayan pada tahun 2018.

Ia berharap agar seluruh elemen masyarakat dan ninik mamak, bersatu dan bersama-sama menjaga fasilitas jalan yang dibangun PLN itu. Dengan harapan bisa membantu percepatan akses transportasi bagi masyarakat.

"Adanya akses jalan dan pembangunan PLTA nanti, akan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat," ujarnya.

Sedangkan Manajer Bidang Hukum, Komunikasi dan Pertanahan PT. PLN UIP I Medan, Said Mukaram, mengatakan, pembuatan jalan beton tersebut merupakan program Pemerintah Pusat, melalui dana CSR PT. PLN, untuk mempercepat pembangunan di daerah terpencil.

Jalan sepanjang 2.000 meter, lebar 1 meter itu menghabiskan dana sebesar Rp150 juta. Dengan pengerjaan dimulai sejak 6 Oktober sampai 21 Desember 2017.

"Tidak hanya itu, pengerjaannya melibatkan masyarakat Koto Tinggi, bukan orang luar," ujarnya.

Pada 2018 ini, pihaknya akan membangun PLTA Masang-2 dengan kapasitas 2x26 MW di Palembayan, yang terkoneksi dengan PLTA lainnya di Sumatera. Luas areal yang dibutuhkan sekitar 3.300 m2.

Tokoh masyarakat, Naswendi, menyatakan rasa syukur dengan adanya pembuatan jalan beton yang dibangun oleh PLN, sehingga bisa mempermudah akses transportasi untuk membawa hasil tani.

"Secara bertahap, Palembayan sudah keluar dari daerah ketertinggalan. Ini salah satu wujud program Gelora Palembayan. Alhamdulillah, melalui bantuan PLN kita bisa menikmati akses jalan baru yang dapat mempermudah pengangkutan hasil pertanian," ujarnya.

Ia menyebutkan, saat ini Jorong Koto tinggi merupakan sentra penghasil Manggis di provinsi Sumbar, dan dalam waktu dekat akan memproduksi minyak kemiri asli. Acara tersebut juga dihadiri Manager UPP Kitsum 7 PT. PLN Palembang, Erlis.

 

Wali Nagari Harus Cekatan

Di lain tempat, Bupati Agam, H. Indra Catri Dt. Malako Nan Putiah, melantik pejabat antarwaktu (PAW) Wali Nagari Pagadih, Kecamatan Palupuh, Aliwar, Senin (12/2/2018).

Dalam sambutannya bupati menyebutkan, Nagari Pagadih merupakan salah satu nagari yang memiliki potensi pertanian yang besar, untuk digali menjadi sentra pertanian di Kecamatan Palupuh.

"Masyarakat Pagadih mayoritas petani. Maka bersungguh-sungguhlah dalam mengurus pertanian di nagari ini," ujarnya.

Bupati menginginkan walin agari cekatan, dan jeli melihat peluang yang ada, sehingga ke depan Palupuh akan lebih maju lagi di sektor pertanian.

Naiknya pendapatan pertanian membuktikan, bahwa tingkat jam kerja masyarakat juga naik. Dari data Pemrov Sumbar beberapa tahun ini, jam kerja masyarakat Agam baru 3,5 jam/kapita/hari. Namun saat ini sudah naik menjadi 4,5 jam/kapita/hari.

Maka, saat ini pendapatan masyarakat Agam naik dari Rp13 juta/tahun menjadi Rp24 juta/tahun. Bupati sangat yakin, bila jam kerja sudah mencapai 6 jam/ hari, Agam akan makmur.(MSM)

 

 

BACA JUGA