Selasa, 06/02/2018 12:36 WIB

Surat Mosi Tak Percaya Terhadap KONI Pessel Cacat Administrasi

Ketua KONI Pessel, Zul Akhiar bersama Ketua KONI Sumbar saat pelantikan pelantikan pengurus pada bulan lalu.

Ketua KONI Pessel, Zul Akhiar bersama Ketua KONI Sumbar saat pelantikan pelantikan pengurus pada bulan lalu.

Pessel, sumbarsatu.com--Pengurus Besar Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sumatera Barat menilai, mosi tak percaya yang dilayangkan sejumlah pengurus cabang olahraga terhadap kepengurusan KONI Pesisir Selatan periode 2017-2021, cacat administrasi.

"Surat mosi tak percaya yang dilayangkan sejumlah pengurus cabang olahraga kami anggap tidak sah dan cacat administrasi. Surat itu tidak ditandatangani masing-masing ketua cabang olahraga. Yang meneken sebagian aggota cabang olahraga saja. Ini kami nilai tidak sah," kata Farzil Ale, Ketua Umum II KONI Sumatera Barat, di sela-sela pertemuan dengan KONI Pessel di Padang, Senin (5/2/2018).

Dalam pertemuan itu hadir Ketua Umum KONI Sumbar, Syaiful, Wakil Ketua Umum I, Aldi Yunaldi, Wakil Ketua Umum III. Selain itu, ada Ketua Umum KONI Pessel, Zul Akhiar, Wakil Ketua Umum I, Gestro Joni, Wakil Ketua Umum II, Jhonata, Ketua Audit, Mardison dan Ketua Bidang Hukum, Wisal Anpriadi.

Dilansir sebelumnya, sejumlah pengurus cabang olahraga mengajukan surat mosi tak percaya kepada pengurus KONI Pessel. Surat mosi tak percaya itu ditujukan pada Ketua Umum KONI Sumbar.

Selain cacat administrasi, lanjut Farzil Ale, kepengurusan KONI Pessel masa bakti 2017-2021 memiliki legalitas yang sah dan telah sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

"Jadi, nggak ada alasan kelompok manapun untuk menggantinya," jelasnya.

Pada kesempatan itu, Ketua Umum KONI Sumbar, Syaiful menyampaikan adanya pro dan kontra dalam sebuah organisasi adalah soal biasa.

Menurutnya, pengurus harian KONI harus tetap bekerja sesuai aturan yang berlaku. Sebab, tantangan dunia olahraga ke depannya makin berat.

"Yang penting taat asas dan aturan. Pemberhentian ketua terpilih itu tidak gampang, apalagi legitimasinya diakui," sebutnya.

 Ia juga meminta pada segenap pengurus harian dan cabang olahraga di Pesisir Selatan untuk tetap kompak menghadapi berbagai iven.

Sementara, Ketua Umum KONI Pessel, Zul Akhiar menegaskan pihaknya saat ini tengah berkonsentrasi menghadapi Porprov 2018 di Padang Pariaman.

"Kita bukan lagi bicara soal pretise, tapi kita mulai bicara tentang prestasi. Mari kita memajukan prestasi atlet kita," kata Zul Akhiar. (MIN)

BACA JUGA