Pemandian Galodo, Tempat Rekreasi Alternatif Warga Lubuk Basung

-

Minggu, 04/02/2018 21:26 WIB
Kolam Pemandian Galodo, di Parik Panjang, Nagari Lubuk Basung.

Kolam Pemandian Galodo, di Parik Panjang, Nagari Lubuk Basung.

Lubuk Basung, sumbarsatu.com-- Warga Lubuk Basung, Agam membutuhkan tempat rekreasi yang sejuk dan menyejukkan karena Lubuk Basung berhawa panas.

Di samping itu, untuk warga menengah ke bawah membutuhkan tempat rekreasi di samping sejuk dan menyejukkan, juga murah meriah, seperti disampaikan banyak kalangan di ibu Kabupaten Agam itu, Minggu (4/2/2018).

Menurut St. Rajo Mudo, tempat rekreasi seperti itu masih terasa kurang di Lubuk Basung. Saat ini yang bisa memenuhi kriteria seperti itu hanya Kolam Pemandian Galodo, di Parik Panjang, Nagari Lubuk Basung.

“Baru itu rasanya yang bisa memenuhi kriteria sejuk dan menyejukan,serta murah meriah,” ujarnya saat berbincang dengan sumbarsatu.com, di Lubuk Basung.

Menurutnya, kolam pemandian, yang terletak di kaki Bukit Silayang itu, merupakan kolam sederhana. Namun ramai pengunjungnya, terutama pada hari libur dan Minggu.

“Biayanya murah. Orang dewasa hanya dikenakan uang kebersihan Rp3.000/orang, dan anak-anak hanya dikutip Rp2.000/orang sekali mandi.

Harga makanan dan minuman di kedai satu-satunya di komplek pemandian juga “manenggang,” ujarnya.

Tertarik dengan promosi kawan tadi, sumbarsatu.com mencoba mendatangi kolam pemandaian tersebut. Dari Pasar Padang Baru Lubuk Basung, untuk menuju tempat rekreasi tersebut, harus menelusuri jalan arah ke timur, melalui Simpang Ampek-Ampu, tidak begitu jauh.

Benar saja. Pengunjung terlihat ramai. Kebanyakan mereka datang bersama keluarga.

Area parkir sangat memadai,dan aman untuk kendaraan mobil dan sepeda motor. Tidak terlihat tukang parkir,sebagai pertanda kawasan itu aman dan bebas uang parkir.

Menurut Mega,salah seorang yang ikut membantu pengelolaan objek rekresasi tersebut, setiap hari libur dan Minggu,tempat tersebtu dikunjungi sekitar 200-an pengunjung. Terkadang lebih, kalau hari libur bertepatan dengan hari Minggu.

Walaupun sebuah tempat rekreasi murah meriah, di sana ternyata bercokol sebuah club  renang, di bawah panji-panji Lenthera Swimming Club (LSC).

Club renang yang sudah berusia sekitar 10 tahun itu, kini memiliki anggota 30 orang lebih. Mereka terdiri dari kelompok umur SD,SMP, SMTA, dan umum, seperti disampaikan Ketua LSC, Yose Rizal St. Bandar, didampingi pelatih renang, Angga, dan pengurus LSC, Mega, ketika ditemui usai melatih perenangnya.

Menurutnya, perenang mengikuti latihan setiap Sabtu dan Minggu. Sejak keberadaan LSC, sudah banyak melahirkan perenang handal. Bahkan sudah banyak yang membela panji-panji Agam dalam berbagai iven, termasuk Porprov.

“Kami bekerja sama untuk membina club, lebih didorong hobbi, dan didukung para orang tua, seperti Noveri Edios, dan St. Pamenan,” ujar Yose Rizal.

Noveri Edios yang disebutkannya adalah Anggota DPRD Agam. sedangkan St. Pamenan adalah pengelola Kolam Pemandian Galodo.

Ke depan, Yose Rizal berharap,ada Anak Nagari Lubuk basung bermodal kuat mengembangkan LSC dan Kolam Pemandian Galodo, sehingga lebih mampu berkembang dan memberi kontribusi bagi perkembangan olahraga renang di Lubuk Basung, dan Agam pada umumnya. (MSM)

BACA JUGA