Polisi Menyamar, Amankan 4 Kg Ganja di Tiku Utara

Minggu, 04/02/2018 21:17 WIB
Pihak kepolisian memberikan keterangan pers di Mapolres Agam terkait penangkapan ganja sebanyak 4 kg

Pihak kepolisian memberikan keterangan pers di Mapolres Agam terkait penangkapan ganja sebanyak 4 kg

Agam, sumbarsatu.com-Apes nian nasib pengedar daun ganja kering. Ia tertipu dengan gaya seorang petugas Polres Agam yang menyamar jadi pembeli barang haram itu. Akhirnya, lelaki berinitial HP (21) dibekuk sang petugas, Kamis (1/2/2018) sekitar pukul 21.00 WIB.

Warga Jorong Cacang Tinggi, Kenagarian Tiku Utara, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam itu adalah pengangguran.

Kapolres Agam AKBP.Ferry Suwandi Jumat (2/2/2018), saat press rilisnya di Aula Wonosobo Mapolres Agam, didampingi Waka Polres, dan Kasat Narkoba menyebutkan, penangkapan tersangka HP berawal informasi dari masyarakat, bahwa tersangka HP sering menjajakan barang haram tersebut di Jorong Cacang Tinggi, Kenagarian Tiku Utara, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam.

Mendapatkan informasi tersebut, petugas langsung bergerak cepat, dengan berusaha memancing tersangka HP, dengan dalih ingin memesan daun ganja tersebut. Setelah ada persetujuan, pada Kamis malam tersebut, sekitar pukul 21.00 WIB, anggota ingin mengambil barang yang sudah dipesan itu.

"Awalnya petugas kita berusaha untuk menyembunyikan identitas, dan berlagak seperti orang bisa. Penyamaran tersebut berhasil memancing tersangka HP. Setelah bertemu pada malam itu, anggota meminta transaksi dilakukan jauh dari keramain. Pancingan itu berhasil, tersangka menyanggupi permintaan anggota kita,” ujarnya.

Setelah disepakati transaksi dilakukan di lokasi yang tidak jauh dari rumah tersangka. Pada saat transaksi, petugas minta melihat jenis daun ganja yang ia jual, kemudian permintaan tersebut disanggupi tersangka.

Setelah itu tersangka mengambil daun ganja tersebut yang ia simpan di dalam karung di atas motor yang ia bawa. Setelah ia memperlihatkan, petugas langsung meringkus tersangka.

“Pada saat dilakukan penangkapan, tersangka berusaha melawan petugas. Untung dengan kesigapan, anggota kita akhirnya berhasil mengamankan tersangka HP,” ujarnya pula.

Kapolres menjelaskan, dari penangkapan tersangka, petugas berhasil mengamankan 2 Kg daun ganja kering.

Petugas melakukan interogasi, apakah ada daun ganja lain yang disimpan ia simpan di rumahnya. Akhirnya ia mengakui barang haram jenis duan ganja ini masih ada ia simpan di rumahnya. Tidak mau kehilangan barang bukti lainya petugas langsung menggiring tersangka HP ke rumahnya. Di rumah tersangka anggota langsung melakukan penggeledahan. Di dalam kamar tersangka, petugas  menembukan 2 kg lagi daun ganja, yang disimpan dalam kain sarung, dan diletakan di atas lemari.

Setelah mendapatkan barang bukti, tersangka digelandang dengan barang bukti 4 paket besar narakoba jenis ganja kering, satu unit sepeda motor Mio warna hitam, satu buah karung warna putih merk cargill, 1helai baju warna kuning motif batik.

"Kasus ini masih kita lakukan pengembangan. Tersangka HP dikenakanpasal 114 ayat 2, pasal 111 ayat 2 UU No. 35 tahun 2009, dengan ancaman 7 tahun kurungan penjara," ujarnya menjelaskan. (MSM)

BACA JUGA