Sabtu, 03/02/2018 09:53 WIB

Wartawan-Penyair Akan Belah Malam di Ruang Chairil Anwar

PERAYAAN HARI PERS NASIONAL 2018

Syarifuddin Arifin dan Asril Koto, penyair dan sekaligus wartawan nasional asal Sumbar ini akan membelah malam di Gedung Chairil Anwar Taman Budaya Sumbar,  Rabu (7/2/2018) pukul 20.00, dalam parade baca puisi rangakaain HPN 2018

Syarifuddin Arifin dan Asril Koto, penyair dan sekaligus wartawan nasional asal Sumbar ini akan membelah malam di Gedung Chairil Anwar Taman Budaya Sumbar, Rabu (7/2/2018) pukul 20.00, dalam parade baca puisi rangakaain HPN 2018

Padang, sumbarsatu.com--Buku Antologi Puisi Wartawan Indonesia "Pesona Ranah Bundo" akan diluncurkan Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno sekaligus para wartawan penyair akan bacakan puisi pada Rabu (7/2/2018) pukul 20.00 di Ruang Chairil Anwar, Taman Budaya Sumatra Barat. Diperkirakan, suara lantang penyair akan membelah malam ketika puisi-puisi dilantunkan dalam beragam jenis suara mereka.

Peluncuran buku puisi itu merupakan salah satu rangkaian kegiatan Hari Pers Nasional (HPN) 2018 yang dilangsungkan sejak 1-9 Februari 2018. Kegitan peluncuran dilanjutkan dengan pembacaan puisi oleh para penyair-wartawan, dan juga pejabat serta petinggi PWI. Selain baca puisi juga ada musikalisasi puisi.

Sejumlah wartawan berikut yang dikenal sebagai penyair Indonesia telah menyatakan kehadirannya; Bambang Widiatmoko, Kunni Masrohanti, Dheni Kurnia, Endang Werdiningsih. Selain itu, juga penyair Sumbar, seperti; Alwi Karmena, Pinto Janir, Asril Koto, Rhian D'Kincai, Gusfen Khairul, Khairul Jasmi, dan lain-lainnya. Di dalam buku tersebut, juga hadir puisi karya Taufik Effendi, yang kini menjabat sebagai Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar, yang sebelumnya juga seorang penulis.

"Kami melihat sesuatu yang selama ini kurang termanfaatkan sebagai promosi kepariwisataan yang cukup ampuh, yakni puisi, yang menyatakan sesuatu keindahan dengan bahasa sederhana dan santun," kata Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Oni Yulfian.

Hal ini dikatakannya kepada Koordinator Kegiatan Sastra HPN 2018, Syarifuddin Arifin, setelah ia membaca puisi-puisi wartawan se-Indonesia ini.

"Wartawan-penyair baca puisi mungkin pertama kali dilakukan sepanjang penyelenggaraan HPN dan tentu ini sangat istimewa saat HPN digelar di Padang. Kita akan lihat perspektif dan interpretasi wartawan terhadap pariwisata Sumbar dalam bentuk puisi," katanya. 

Ia menambahkan, Parade Baca Puisi ini tidak dipungut biaya. "Gratis." 

Adapun daftar nama wartawan yang puisi-puisinya lolos untuk buku ‘Puisi Wartawan Indonesia: Pesona Ranah Bundo’ ialah; Adri Darmadji Woko, Agoes Dhewa, Agus S. Soerono, Akhmad Sekhu, Alwi Karmena, Amir Machmud NS, Asril Koto, Ayid Suyidno PS, Ayub Badrin, Bambang Widiatmoko, Beni Dewa, Bertold Sinaulan, Budi Rahmad, Denni Meilizon, Dheni Kurnia, Dimas Supriyanto, Djunaedi Tjunti Agus, Endang Wirdiningsih, Ewith Bahar, Fakhrunnas MA Jabbar, Fanny J Poyk, Gusfen Khairul, Handry TM, Herry Trunajaya BS, Herisanto Boaz, Herman Syahara, Ibnu Hajar, Iggoy el Fitra, I Gusti Putu Aerhadana, Indra Nara Persada, Isbedy Stiawan ZS, Khairul Jasmi, Kunni Masrohanti, Lukman A Saelendra, Maman Empuh, Muhammad Fadhli, Pinto Janir, Porman Wilson Manalu, Profijesarino Ubud, Rahmad Mulia Nasution, Rhian D’Kincai, Riduan Hamsyah, Rini Febriani Hauri, R. Tiara, Rudi Fifid, Rut Retno Astuti, Ryian Rahman, Salman Yoga S, Samsudin Adlawi, Setiyo Bardono, Syahrul Rahmat, Syarifuddin Arifin, Taufik Effendi, Wina Armada Sukardi, dan Yusnaldi. (SSC)

BACA JUGA