Sebar Informasi ke Semua Nagari, Pessel Luncurkan Radio Langkisau FM

Rabu, 17/01/2018 19:52 WIB
Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Selatan (Erizon meluncurkan Lembaga Penyiaran Publik Lokal Radio Langkisau FM, Rabu (17/1/2018)) di Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Pessel.

Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Selatan (Erizon meluncurkan Lembaga Penyiaran Publik Lokal Radio Langkisau FM, Rabu (17/1/2018)) di Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Pessel.

Pessel, sumbarsatu.com--Radio Langkisau FM sebagai lembaga informasi milik daerah dituntut mampu sebagai sarana informasi terutama sekali terkait dengan data-data yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Dalam menyajikan informasi, Radio Langkisau FM juga diminta supaya memilah data yang akan dijadikan sebagai konsumsi publik agar para pendengar bisa memperoleh data dan informasi yang mereka butuhkan.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten (Setkab) Pesisir Selatan (Pessel), Erizon saat meluncurkan Lembaga Penyiaran Publik Lokal Radio Langkisau FM, Rabu (17/1/2018)) di Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Pessel, dengan didampingi Kepala Dinas Kominfo Pessel, Junaidi, semua kepala Organisasi Perangkat (OPD) dan Forkopimda Pessel.

Dikatakanya bahwa kehadiran Radio Langkisau FM pada frekuensi 91,2 FM, akan memberikan langkah maju bagi pemerintah daerah Pessel dalam menyajikan informasi kepada masyarakat hingga menyentuh ke semua pelosok nagari.

"Karena memiliki peran yang strategis dalam menyajikan informasi ini, maka kehadiran Radio Langkisau FM harus mendapat dukungan penuh bagi semua elemen yang ada di daerah. Sedangkan kepada semua OPD dan lembaga vertikal yang ada di daerah, diharapkan dapat memanfaatkan sarana media informasi ini dalam menyampaikan berbagai programnya kepada masyarakat," katanya Erizon.

Disampaikanya bahwa Radio Langkisau FM di daerah itu sebelumnya juga sudah pernah eksis.

"Tapi pada tahun 2013 kehadiranya dibekukan oleh pemerintah, karena saat itu payung hukum penyiaran yang berupa peraturan daerah (Perda) belum kita miliki. Mulai sejak itu pula, hingga saat ini kita tidak lagi bisa mendengarkanya. Karena begitu besarnya peranan radio dalam menyebarkan informasi, hiburan, dan edukasi kepada masyarakat, dihingga diajukanlah Perda Nomor 3 tahun 2017 tentang penyiaran publik lokal Radio Langkisau FM sebagai mana saat ini, termasuk juga berbagai persyarakat lainya," ungkap Erizon.

Dia berharap ke depannya Radio Langkisau FM juga menyampaikan berita bisnis, iklan yang dapat dimanfaatkan oleh pengusaha kecil menengah untuk mempromosikan karya mereka kepada masyarakat.

"Sedangkan kepada semua OPD juga diminta agar bisa memanfaatkan radio ini sebagai media untuk mensosialisasikan program yang ada, agar masyarakat tahu tentang apa yang dilakukan oleh pemerintah daerah secara umum," harapnya.

Kepala Dinas Kominfo Pessel, Junaidi juga menyampaikan bahwa Radio Langkisau FM telah memiliki payung hukum dan telah mendapatkan izin dari lembaga penyiaran pusat.

"Karena, ini menjadi persyaratan yang wajib di penuhi. Dan, dalam waktu 6 bulan sejak di izinkan mengudara maka Pemkab Pessel melakukan evaluasi," katanya.

Ia juga berharap pada tahun 2019 nanti, Radio Langkisau FM bisa menjangkau seluruh kecamatan dan nagari di daerah itu.

"Kita mentargetkan tahun 2019 nanti, Radio Langkisau FM dapat menjangkau seluruh nagari di Pessel, agar semua masyarakat bisa terjangkau dengan informasi," ujarnya.

Peluncuran Radio Langkisasu FM yang digelar lantai dua Gedung Dinas Kominfo itu, ditandai dengan pemotongan pita oleh Kejari Pessel, Yeni Puspita, dan dilanjutkan dengan siaran langsung di ruang studio utama. (MIN/Adv)

 

BACA JUGA