Panwas IV Jurai Siap Awasi Tahapan Pemilu

Senin, 08/01/2018 20:31 WIB
Tim Vertual dari KPU Pessel didampingi Ketua Panwaslu Kecamatan IV Jurai ketika melaksanakan tugas masing-masing dengan cara mendatangi masing-masing rumah warga yang terdaftar sebagai anggota parpol.

Tim Vertual dari KPU Pessel didampingi Ketua Panwaslu Kecamatan IV Jurai ketika melaksanakan tugas masing-masing dengan cara mendatangi masing-masing rumah warga yang terdaftar sebagai anggota parpol.

Pessel, sumbarsatu.com--Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) terus siap mengawasi seluruh tahapan penyelenggaraan Pemilu 2019.

Tahapan tersebut sudah dimulai sejak dini oleh penyelenggara pemilu sehingga setiap Komisioner Panwaslu di kecamatan telah memulai tugas pengawasannya di masing-masing wilayah kerja berdasarkan UU No 7 Tahun 2017 tentang Pemilu yang tertuang pada 105.

Ketua Panwaslu Kecamatan IV Jurai, Bambang Putra Niko menjelaskan bahwa tahapan yang tengah diawasi saat ini yaitu terkait verifikasi faktual (vertual) tentang dukungaan keanggotaan partai politik untuk calon peserta pemilu 2019 mendatang di Pesisir Selatan. Tugas pengawasan itu, terangnya merupakan delegasi dari Panwaslu Kabupaten setempat.

"Yang kita awasi itu adalah tahapannya. Apakah sudah berjalan sesuai prosedur atau tidak. Ini yang perlu diawasi. Dan kita memiliki petunjuk teknis dalam melakukan pengawasan sehingga tidak perlu mengintervensi tugas pihak penyelenggara. Kalau ada temuan tahapan yang tidak berjalan sebagaimana harusnya, ya kita akan berkoordinasi dan memberikan laporan temuan tersebut kepada Panwaslu/Bawaslu Kabupaten setempat yang nantinya akan segera ditindak lanjuti," ujarnya.

Ia menambahkan, seminggu terakhir ini Komisioner Panwaslu Kecamatan IV Jurai baru selesai mengawasi tahapan vertual dukungaan keanggotaan partai Perindo.

"Dan sekarang kita lanjut terhadap dua partai baru lainnya yaitu Partai Garuda dan Berkarya," ujarnya lagi.

Berdasarkan hasil pengawasan vertual di lapangan, Bambang mengungkapkan bahwa rata-rata rekrutmen dukungan keanggotaan parpol tidak dilakukan secara terbuka dan transparan.

Jelas dia, kebanyakan masyarakat yang terdaftar sebagai anggota partai politik tidak tau-menau menyoal dukungannya terhadap suatu partai politik tertentu. Dan anggota yang didaftarkan itu pada umumnya masyarakat golongan ekonomi lemah.

Bahkan masyarakat yang identitasnya sudah dikantongi itu merasa heran dan bertanya-tanya kenapa bisa terdaftar menjadi sebagai anggota parpol diluar sepengetahuannya.

"Saya tidak tau apa-apa pak. Saya tidak pernah menjadi anggota partai.Tapi kenapa tiba-tiba saya sudah terdaftar saja menjadi anggota partai. Dan saya juga tidak pernah diberitahu," tanya salah seorang warga di Kecamatan IV Jurai ketika tim Vertual dari KPU setempat berserta Komisioner Panwascam mendatangi rumahnya.

Dalam melaksanakan tugas verifikasi faktual, tim didampingi Komisioner Panwascam. Kemudian bersama-sama mendatangi masing-masing rumah masyarakat yang terdaftar sebagai anggota partai politik tertentu.

Hal itu dilakukan guna memastikan kepada yang bersangkutan apakah benar atau tidaknya mendukung suatu partai politik sesuai data yang dimiliki KPU.

"Dan selaku Panwascam, Komisioner kami hanya mengambil dokumentasi, melaporkan pengawasan yang diamati serta melakukan coklit pembuktian memenuhi syarat (MS) atau tidak memenuhi syarat (TMS)," ungkapnya.

Ia menyebutkan kategori pembuktian memenuhi syarat suatu dukungan terhadap partai politik dilakukan dengan cara bahwa yang bersangkutan dapat menunjukkan e-KTP asli serta Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai.

Jika tidak, maka akan dimasukkan kedalam kategori tidak memenuhi syarat yang dibuktikan pula dengan penandatanganan Lampiran 4 Model BA.FK.KPU.KAB/KOTA-PARPOL yang berisi pernyataan dengan sebenarnya bahwa yang bersangkutan bukan anggota partai.

"Dokumentasi lampiran tersebut akan kita laporkan ke Panwaslu Kabupaten. Seberapa yang MS atau TMS. Kemudian, apa-apa saja temuan yang ditemukan dilapangan. Pokoknya kita siap bekerja dan siap mengawasi untuk memastikan segala pelakasanaan penyelenggaraan pemilu berjalan sesuai aturan yang berlaku," tutup Bambang. (MIN)

Teks foto: Tim Vertual dari KPU Pessel didampingi Ketua Panwaslu Kecamatan IV Jurai ketika melaksanakan tugas masing-masing dengan cara mendatangi masing-masing rumah warga yang terdaftar sebagai anggota parpol.

BACA JUGA