SBY Kumpulkan Semua DPD Partai Demokrat di Desa Curug Bogor

-

Jum'at, 05/01/2018 20:03 WIB
 Ketua Umum Partai Demokrat Profesor Dr Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengumpulkan seluruh ketua, sekretaris dan komunikator politik DPD Partai Demokrat se Indonesia di Desa Curug, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor - Jawa Barat, Jumat (5/1/2018).

Ketua Umum Partai Demokrat Profesor Dr Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengumpulkan seluruh ketua, sekretaris dan komunikator politik DPD Partai Demokrat se Indonesia di Desa Curug, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor - Jawa Barat, Jumat (5/1/2018).

Bogor, sumbarsatu.com - Ketua Umum Partai Demokrat Profesor Dr Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengumpulkan seluruh ketua, sekretaris dan komunikator politik DPD Partai Demokrat se Indonesia di Desa Curug, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor - Jawa Barat, Jumat (5/1/2018).

Mereka berkumpul di Sekretariat DPC Partai Demokrat Kabupaten Bogor itu guna mendengarkan pernyataan politik Partai Demokrat terkait dengan Agenda Nasional 2018.

"Di awal Tahun Baru 2018, tahun yang insya Allah membawa berkah dan kebaikan bagi kita semua," kata SBY memulai pidatonya yang juga dihadiri oleh Ketua, Sekretaris dan Komunikator Politik DPD Partai Demokrat Sumatera Barat, yaitu Josrizal Zain, Asrul Tanjung dan Widiawati.

Dalam kapasitas dirinya sebagai pimpinan Partai Demokrat, SBY menyatakan ingin menyampaikan pernyataan yang ditujukan kepada negara dan pemerintah, serta kepada sesama elemen bangsa Indonesia, karena tahun 2018 adalah tahun yang amat penting bagi perjalanan bangsa Indonesia.

"Banyak agenda dan kegiatan penting yang akan dilaksanakan di tahun ini, di antaranya adalah Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada 2018) dan kegiatan awal Pemilihan Umum (Pemilu 2019)," ungkap SBY.

Menurut Presiden RI Ke-6 itu, Pemilu yang akan memilih Presiden dan Wakil Presiden, dan memilih para wakil rakyat di DPR, DPD dan DPRD, serta Pilkada yang akan memilih Gubernur, Bupati dan Walikota beserta wakil-wakilnya, bukanlah urusan para elit politik semata.

"Pemilu dan Pilkada juga merupakan kepentingan rakyat, karena akan berpengaruh terhadap nasib dan masa depan rakyat kita," tegas SBY.

Namun ujarnya, Partai Demokrat tidak bermaksud menggurui atau mendikte apa yang seharusnya dilakukan oleh negara dan pemerintah, khususnya berkaitan dengan Pilkada 2018 dan Pemilu 2019 mendatang.

"Partai Demokrat mengetahui bahwa Presiden Jokowi beserta pemerintahan yang dipimpinnya, dengan serius telah, sedang dan akan terus melakukan tugas dan kewajibannya. Saya menyaksikan pemerintahan Presiden Jokowi ingin berbuat yang terbaik untuk rakyatnya. Ingin memajukan dan menyejahterakan kehidupan bangsanya," jelas SBY.

Partai Demokrat lanjutnya, juga melihat berbagai hasil dan prestasi yang telah diraih oleh pemerintahan Jokowi. "Untuk itu, dengan tulus kami menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya, dan berharap capaian ini dapat dijaga dan bahkan ditingkatkan," pesannya.

Namun, Partai Demokrat juga mengingatkan bahwa sejumlah permasalahan dan kekurangan, di sana-sini, masih dirasakan dan dihadapi oleh rakyat Indonesia.

"Karenanya, kami mendorong pemerintah untuk terus melakukan perbaikan danbekerja lebih gigih lagi, sehingga 2 tahun ke depan lebih banyak lagi hasil yang akan dicapai," ujarnya.

Partai Demokrat sambungnya, meyakini bahwa Presiden Jokowi beserta perangkat negara dan pemerintahan, telah merencanakan dan mempersiapkan pengelolaan negara kita di kedua tahun yang penuh tantangan dan sekaligus peluang ini dengan sebaik-baiknya.

Termasuk tentunya memastikan agar Pilkada 2018 dan Pemilu 2019 dapat berjalan secara aman, damai, tertib dan lancar, serta dapat pula berlangsung secara jujur, adil dan demokratis.

"Saya yakin, Presiden Jokowi juga ingin meninggalkan 'legacy' yang baik dan ingin diingat oleh sejarah, yaitu berlangsungnya pilkada dan pemilu yang benar-benar 'fair' dan demokratis," katanya. (BAL)

BACA JUGA