HPN 2018, Panitia Ajak Wartawan Indonesia Terbitkan Buku Puisi

Kamis, 28/12/2017 07:41 WIB
Hari Pers Nasional 2018

Hari Pers Nasional 2018

Padang, sumbarsatu.com--Perayaan Hari Pers Nasional (HPN) 2018 diperingaetrawJoko Widodo (Jokowi) bersama menteri-menteri di Kabinet Kerja.

Salah satu kegiatan dalam rangkaian HPN 2018 ini ialah penerbitan buku puisi dan parade baca puisi wartawan Indonesia.

Menurut Syarifuddin Arifin, Koordinator Penerbitan Buku Puisi dan Parade Baca Puisi HPN 2018, mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud dan konkretisasi partisipasi aktif wartawan Indonesia, serta apresiasi terhadap budaya Minangkabau.

"Bentuk apresiasi itu dikonkretkan dalam bentuk puisi. Ada dua tema yang ditawarkan panitia. Pertama "Metafora Minangkabau di Mata Jurnalis (Alam sebagai sumber kearifin budaya)," dan kedua "Wartawan Juga Penyair (Puisi penyampai ide yang tak terungkapkan)." Tujuan mengangkat tema ini agar budaya Minangkabau lebih dikenal masyarakat luas di Indonesia, terutama wartawan. Perayaan HPN 2018 merupakan momentum yang tepat untuk mengangkat tema demikian," kata Syarifuddin Arifin, kepada sumbarsatu, Kamis (28/12/2017) di Padang, yang pernah puluhan tahun jadi wartawan di Harian Haluan.

Untuk itu, Syarifuddin Arifin, mengundang penulis puisi atau penyair seluruh Indonesia yang kesehariannya bekerja sebagai wartawan agar ikut mengirimkan karya puisinya.

"Semua level di jajaran redaksi media pers disilakan mengirimkan karya puisinya. Dari reporter hingga pemimpin redaksi, juga kontributor, penyiar, fotografer, redaktur, dan wartawan lepas dari seluruh Indonesia, tak ada batasan jabatan. Kami menunggu karya puisinya," harap sastrawan yang terkenal di Negeri Jiran Malaysia ini.

Berikut syarat dan ketentuan umum untuk mengirimkan karya puisi untuk keperluan Penerbitan Buku Puisi dan Parade Baca Puisi HPN 2018

Syarat dan Ketentuan

  1. Calon peserta adalah wartawan yang dibuktikan kartu tanda anggota (KTA) dari organisasi kewartawanan di tempat masing-masing, atau rekomendasi dari pimpinan redaksi tempatnya bekerja.
  2. Calon peserta mengirim 3 judul sajaknya sesuai dengan tema di atas
  3. Panjang puisi per judul tidak lebih 30 baris.
  4. Calon peserta mengirimkan biodata tentang kewartawanan dan kepenyairan secara singkat dan foto terbaru.
  5. Naskah dikirimkan ke alamat surat elektronik (surel) syrf_arifin@yahoo.com
    atau ke Sekretariat PWI Sumbar, Jalan Bagindo Aziz Chan No. 8 A, Padang 25211
    Telp: 0751-25900.
  6. Naskah dikirim format file attachment dengan font Times Roman, 12 points
  7. Pengiriman sejak 27 Desember 2017 dan akan ditutup pada 13 Januari 2018 pukul 00.00 WIB.

"Buku puisi dan pertunjukan baca puisi "Wartawan juga Penyair" akan dilaksanakan pada tanggal 7-8 Februari 2018 di Padang," katanya. (SSC)

BACA JUGA