Senin, 18/12/2017 22:06 WIB

Gerakan Pramuka Apresiasi TNI Angkatan Laut

GELAR PELANTARA VII SAIL SABANG 2017

“Pelayaran Lingkar Nusantara (Pelantara) VII Sail Sabang 2017 yang membawa adik-adik Pramuka keliling laut Sumatera telah sampai di Jakarta. Terima kasih kami sampaikan kepada TNI Angkatan Laut, Kwarda, Kwarcab, Pemda dan semua pihak yang terlibat menyukseskan kegiatan ini,” kata Adhyaksa Dault di Jakarta, Senin (18/12/2017).

“Pelayaran Lingkar Nusantara (Pelantara) VII Sail Sabang 2017 yang membawa adik-adik Pramuka keliling laut Sumatera telah sampai di Jakarta. Terima kasih kami sampaikan kepada TNI Angkatan Laut, Kwarda, Kwarcab, Pemda dan semua pihak yang terlibat menyukseskan kegiatan ini,” kata Adhyaksa Dault di Jakarta, Senin (18/12/2017).

Jakarta, sumbarsatu.com– Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault mengapresiasi TNI Angkatan Laut yang telah menggelar Pelayaran Lingkar Nusantara (Pelantara) VII Sail Sabang Tahun 2017. Dia juga mengucapkan terima kasih kepada TNI AL karena telah memberi kesempatan anggota Gerakan Pramuka mengikuti kegiatan keliling laut Sumatera.

“Pelayaran Lingkar Nusantara (Pelantara) VII Sail Sabang 2017 yang membawa adik-adik Pramuka keliling laut Sumatera telah sampai di Jakarta. Terima kasih kami sampaikan kepada TNI Angkatan Laut, Kwarda, Kwarcab, Pemda dan semua pihak yang terlibat menyukseskan kegiatan ini,” kata Adhyaksa Dault di Jakarta, Senin (18/12/2017).

Kegiatan ini ditutup oleh Sekretaris Dinas Pembinaan Potensi Maritim Mabesal Kolonel Laut (P) Imam Teguh S, di Dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Jumat, 15 Desember 2017.

Adhyaksa mengatakan, masyarakat tentu pernah mendengar istilah "ke laut saja". Selama ini sebagian masyarakat menganggap laut itu sebagai tempat pembuangan. Kata-kata itu kerap diucapkan jika ada hal yang tidak disukai.

“Mindset seperti ini harus diubah. Kita, termasuk generasi mudanya, harus benar-benar sadar bahwa laut adalah masa depan bangsa Indonesia. Kekayaan alam yang luar biasa buat kita,” urainya.

Menurut pria yang hobi mendaki gunung ini, masyarakat harus bersyukur menjadi orang Indonesia. Banyak negara tidak memiliki laut, tapi wilayah NKRI, dua pertiganya adalah laut.

“Kita beruntung sekali jadi orang Indonesia. Yuk, sadari wilayah NKRI dua pertiga adalah laut. Kenikmatan terbesar yang Tuhan berikan kepada kita setelah keimanan adalah Tanah Air Indonesia,” papar Doktor Teknik Kelautan Institut Pertanian Bogor ini.

"Pelantara ini sebulan, dikenangnya selama-lamanya oleh adik-adik Pramuka yang mengikutinya. Gerakan Pramuka punya tagline setiap Pramuka adalah kantor berita. Saya lihat mereka bangga mengunggah kegiatan ini di medsosnya masing-masing. Laut itu pemersatu bukan pemisah Indonesia, kegiatan ini berkontribusi besar merekatkan anak-anak muda penerus kejayaan NKRI,” pungkasnya.

Peserta Pelantara VII asal Jawa Timur, Novairi Husain mengaku sangat senang mengikuti kegiatan ini. “Ini pertama kalinya buat saya, bisa mengelilingi pulau Sumatera lewat laut. Saya jadi makin cinta pada Tanah Air,” ucapnya bangga.

Pelantara merupakan kegiatan rutin tahunan yang digelar TNI Angkatan Laut, yang kali ini mengangkat tema “National Character Building”. Kepala Staf TNI Angkatan Laut, Laksamana Ade Supandi saat meninjau Pelantara di Dermaga Jakarta International Container Terminal Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Senin (20/11) mengatakan, kegiatan ini telah digagas sejak awal oleh Satgas Bintal Juang Remaja Bahari, Satgas Kartika Jala Krida, Satgas Surya Bhaskara Jaya, dan Pelayaran Lingkar Nusantara.

Pelantara VII Sail Sabang 2017 diikuti sebanyak 774 orang. Rute perjalanan Pelantara VII menyinggahi beberapa pelabuhan/pangkalan TNI Angkatan Laut, yakni Batam – Belawan – Sabang – Padang – Bengkulu – Jakarta dengan menggunakan KRI Banda Aceh 593, dan dikomando oleh Letkol Laut (P) Whisnu Kusardianto, alumni Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan ke-43. (SSC)

BACA JUGA