Kamis, 07/12/2017 15:26 WIB

Pemko Pariaman Siapkan Para Bendahara untuk Implementasi Transaksi Nontunai

Penguatan Implementasi Transaksi Non Tunai di Pemko Pariaman, Dinas Keuangan Daerah Kota Pariaman gelar Sosialisasi Implementasi Transaksi Nontunai serta Penggunaan CMS sebagai sarana pembayaran nontunai yang dilaksanakan di Aula Balaikota Pariaman, Kamis (7/12) pagi

Penguatan Implementasi Transaksi Non Tunai di Pemko Pariaman, Dinas Keuangan Daerah Kota Pariaman gelar Sosialisasi Implementasi Transaksi Nontunai serta Penggunaan CMS sebagai sarana pembayaran nontunai yang dilaksanakan di Aula Balaikota Pariaman, Kamis (7/12) pagi

Pariaman, sumbarsatu.com--Dalam rangka penguatan implementasi transaksi nontunai di Pemko Pariaman, Dinas Keuangan Daerah Kota Pariaman gelar sosialisasi implementasi transaksi nontunai serta penggunaan CMS sebagai sarana pembayaran nontunai yang dilaksanakan di Aula Balaikota Pariaman, Kamis (7/12/2017)

Kegiatan tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Pariaman Indra Sakti didampingi oleh Kepala Dinas Keuangan Daerah Kota Pariaman Yalviendri dan dihadiri oleh Asisten III Lanefi, Kepala OPD Pemko Pariaman, dengan peserta 150 orang yang merupakan pejabat pengelola keuangan di instansi dan sekolah-sekolah yang ada di Kota Pariaman.

Indra Sakti, dalam pembukaannya menjelaskan Sistem pengelolaan dengan transaksi non tunai ini, harus menjadi perhatian seluruh OPD, dikarenakan ini langkah upaya kita menciptakan tata kelola keuangan dan pemerintahan yang bersih dan baik serta komitmen setelah sebelumnya diteken nota kesepahaman oleh kepala daerah se-Sumbar yang disaksikan langsung Gubernur Sumbar.

Indra Sakti pun menambahkan transaksi non tunai ini harus diikuti dan akan dilakukan secara bertahap mulai Januari 2018. Seiring dengan perkembangan teknologi yang mengalami perubahan signifikan seperti tata kelola keuangan secara daring dimana di Kota Pariaman telah dimulai dari November 2017.

"Sistem ini menggambarkan keuangan pemerintah itu terbuka agar masyarakat mengetahui penggunaan anggaran dengan sebaik-baiknya," tutup Sekdako.

Kadis Keuangan Daerah Yalviendri, mengatakan, meskipun di Kota Pariaman telah mulai sistem pembayaran transaksi nontunai dari bulan lalu, namun hanya baru sebatas pembayaran belanja barang dan jasa, pembayaran honor dan pembayaran bonus/reward kepada putra daerah yang berprestasi membawa harum nama Kota Pariaman.

"Penggunaan transaksi nontunai, sebagai upaya menjamin keamanan dan keselamatan baik bagi para bendahara ataupun terhadap uang tunai yang dibawa nantinya oleh bendahara dalam pengelolaan keuangan serta mampu memberi kemudahan dalam bertransaksi," katanya.

Dijelaskan Yalviendri, MoU dengan Bank Nagari untuk bekerja sama dalam penerapan aplikasi internet dalam melakukan pengecekan oleh bendahara tentang keuangan yang dikelola.

Adapun narasumber dalam kegiatan tersebut adalah Hilman Rosada dari Ditjen Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri dan Ahmad Farhan yang merupakan Kabid Pajak dan Pendapatan Dinas Keuangan Daerah Provinsi DKI Jakarta. (SSC)

BACA JUGA