Kamis, 07/12/2017 03:38 WIB

Bupati Agam Dinilai Tim Penilai Pengelolaan Dana Desa dari Provinsi

Bupati Agam ketika menyampaikan eksposnya di hadapan Tim Penilai.

Bupati Agam ketika menyampaikan eksposnya di hadapan Tim Penilai.

Agam, sumbarsatu.com- Tim Provinsi Sumbar yang dipimpin pamong senior Basril Taher menilai Bupati Agam H. Indra Catri Dt. Malako Nan Putiah sebagai Kepala Daerah Pembinaan Terbaik dalam Pengelolaan Dana Desa tahun 2017, di Aula Utama Kantor Bupati Agam, Rabu (6/12/2017).

Basril Taher mengatakan, tim penilai yang turun ke Kabupaten Agam terdiri dari Pamong dan wartawan senior.

“Penilaian dilakukan karena kita melihat nagari sudah melakukan pengelolaan dana anggaran yang sangat besar sehingga diperlukan pengawasan ekstra guna menghindari penyalahgunaan dan agar perangkat nagari jangan berurusan dengan pihak hukum karena persoalan penyalahgunaan dana desa ini," ujarnya.

Bupati Agam, H. Indra Catri, dalam eksposnya menyampaikan ucapan terima kasih dan kebanggaan atas kedatangan tim penilai.

"Ini merupakan sebuah prestasi dan kebanggaan bagi kita, karena dinilai melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap nagari, terutama dalam mengelola dana desa atau nagari. Semoga ini bisa menjadi motivasi untuk menjadi lebih baik lagi," ujarnya.

Menurutnya, alokasi penyaluran dan realisasi dana nagari dari tahun 2015 sampai 2017 hampir mencapai 100 persen. Dengan rincian, dana nagari pada tahun 2015 sebesar Rp24,7 miliar, terealisasi sebesar Rp21.3 miliar, atau sebesar 86,2 persen.

Pada tahun 2016 dari pagu dana desa Rp55,5 miliar, terealisasi Rp49.8 miliar (89,7 persen), dan tahun 2017 pagu anggaran sampai bulan September, dari Rp70,7 miliar terealisasi Rp33 miliar atau 77,9 persen, dengan pembagian dan penggunaan dana untuk kegiatan pemberdayaan dan kegiatan fisik.

Ia menyebutkan, pihaknya juga menyiapkan sejumlah regulasi, berupa Perda dan Perbup. Regulasi ini dimaksudkan agar wali nagari dalam menggunakan dana desa sesuai dengan aturannya. Bahkan, Pemkab Agam menjalin kerja sama dengan aparat penegak hukum, serta membentuk tim sesuai fungsi kecamatan dalam pembinaan dan pengawasan keuangan nagari.

Di samping itu, Pemerintah Kabupaten Agam juga telah memberikan berbagai pembinaan dan pengawasan kepada pemerintah nagari untuk meningkatkan kapasitas aparaturnya.

"Dalam pembinaan, kita melaksanakan sosialisasi, dan pelatihan untuk aparatur nagari agar transparan dalam pengelolaan keuangan, melalui sistem aplikasi e-planning. Sedangkan dalam pengawasan kita laksanakan secara berkala melalui Inspektorat," ujarnya pula.

Dalam penilaian tersebut, bupati didampingi Sekretaris Daerah, Drs. H. Martias Wanto, MM, dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari, Rahmat Lasmono. (MSM)

Bupati Agam ketika menyampaikan eksposnya di hadapan Tim Penilai.

BACA JUGA