Rabu, 06/12/2017 08:06 WIB

SimpliDOTS, Platform Online untuk Permudah Bisnis Distribusi

-

-

Jakarta, sumbarsatu.com—Jika dulu harus dikerjakan manual, kini bisnis distribusi dapat memantau seluruh aktivitas sales dan order melalui platform daring SimpliDOTS.

Sebagai negara dengan jumlah penduduk hingga ratusan juta orang, serta memiliki lebih dari belasan ribu pulau, Indonesia bukanlah pasar yang mudah ditembus oleh perusahaan consumer goods. Menurut penelitian gabungan McKinsey dan Nielsen (2015), jika perusahaan ingin menyebarkan produknya, mereka harus berbisnis dengan retailer yang jumlahnya mencapai 4.1 juta.

Oleh karena itu, perusahaan produsen consumer goods sangat bergantung pada distributor. Lebih lagi, menurut peraturan di Indonesia, perusahaan produsen tidak dapat menjual secara langsung ke retailer. Meski begitu, distributor kerap kewalahan dalam memasarkan barang ke retailer. 

“Menurut pengamatan kami, itu karena kebanyakan distributor masih memantau dan melakukan operasionalnya secara manual. Bayangkan apabila ada ratusan atau ribuan retailer yang harus dijangkau, akan membuat perusahaan distributor kewalahan,” Ujar CEO SimpliDOTS, Jowan Kosasih, Rabu (6/12/2017).

 Dirinya mengaku sering melihat permasalahan tersebut sejak berkecimpung di bisnis distribusi keluarganya yang sudah berjalan puluhan tahun di Medan.

Aktivitas sebuah perusahaan distribusi memang termasuk panjang. Dimulai dari sales menawarkan barang ke retailer, pengiriman order ke gudang, pengecekan stok, hingga pengiriman dengan supir. Proses yang panjang tersebut harus dilakukan dan dicek secara manual. Hal itu kerap membuat produktivitas terhambat, padahal distributor dikejar target oleh perusahaan produsen.

“Walaupun kesalahan terletak pada sistem yang belum terintegrasi, jika distributor tidak memenuhi target, tetap saja kontrak bisa diputus,” tambah lulusan Monas University, Australia, ini. Pada akhirnya, proses rumit tersebut membuat kerugian finansial di kedua belah pihak.  

Berangkat dari situ, Jowan mengajak Hendy Sumanto dan Ginanjar Nugroho, sahabatnya, untuk membuat platform online yang mengintegrasikan semua proses di distribusi barang. “Dengan SimpliDOTS, perusahaan bisa memantau stok barang di gudang, status keuangan, hingga kinerja salesforce dalam satu dashboard,” jelas Jowan.

Tidak hanya itu, SimpliDOTS juga berhasil mengembangkan aplikasi mobile yang terintegrasi. Sehingga, sales perusahaan distribusi bisa menunjukkan promo barang dan melakukan placing order secara online.

“Masalah lain yang sering dihadapi oleh distributor adalah kurir atau driver. Lewat aplikasi ini, perusahaan bisa memantau dan memastikan apakah barang benar-benar disampaikan oleh kurir,” ujar Jowan.

Sementara itu, Hendy Sumanto, Chief Operational Officer (COO) SimpliDOTS, mengatakan, ke depannya, akan dikembangkan fitur data mining sehingga perusahaan dapat mengetahui barang apa saja yang laku di pasar, serta memprediksi barang yang apa yang akan laku.

“Dengan begitu, perusahaan bisa mempersiapkan stok barang tersebut,” kata Hendy Sumanto.

Sejak dimulai di awal tahun 2017, SimpliDOTS telah berhasil menggandeng 9 perusahaan sebagai client. Lini bisnis yang dijalankan beragam, namun terutama adalah fast moving consumer goods (FMCG) atau produk yang dijual secara cepat dan murah. Contohnya adalah kebutuhan sehari-hari seperti makanan, minuman, sabun, dan lain sebagainya.

Saat ini, SimpliDOTS sedang menjajaki kerjasama dengan beberapa perusahaan besar di Indonesia. Diharapkan dengan keberadaan SimpliDOTS, jaringan distribusi di Indonesia akan semakin maju dan efisien.

SimpliDOTS adalah sebuah platform daring terintegrasi bagi distributor untuk memudahkan proses distribusi dan meningkatkan efisiensi dari seluruh aktivitas penjualan. Layanan yang ada di dashboard SimpliDOTS mencakup manajemen barang distribusi, manajemen keuangan, manajemen stok barang, tracking system, reporting, dan data analysis.

SimpliDOTS dikembangkan di Medan sejak awal tahun 2017 dan telah memiliki 9 klien perusahaan. Startup yang bergerak di bidang Software as a Service (SaaS) ini pernah memenangkan kompetisi Startup World Cup 2017 regional Medan.

SimpliDOTS didirikan oleh Jowan Kosasih (CEO), Hendy Sumanto (COO), dan Ginanjar Nugroho (CTO) dan telah memiliki tim di bidang IT, marketing, dan bisnis. (SSC/Rel)

BACA JUGA