Selasa, 28/11/2017 11:15 WIB

Bawa Konsep Perniagaan yang Adil, PanenID Hadir untuk Petani Indonesia

-

-

Jakarta, sumbarsatu.com– Indonesia merupakan negara dengan kekayaan sumber daya alam yang melimpah. Terletak dalam garis strategis dengan iklim tropis, penyinaran matahari bisa menjadi keunggulan tersendiri bagi sektor pertanian Tanah Air.

Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan, hingga September 2017, ditargetkan penambahan luas tanam padi menjadi 7 juta hektare (ha).

Sayangnya, besarnya potensi pertanian di Indonesia tidak didukung dengan konektivitas yang memadai. Persoalan konektivitas dan transportasi menjadi salah satu hambatan dalam distribusi jalur pangan dari produsen kepada konsumen, yang berakibat pada lonjakan harga komoditas di pasaran.

Kondisi ini kemudian mendasari pemikiran Johannes Dwi Cahyo Kristanto, Founder & CTO PanenID untuk memajukan dan menjawab kebutuhan pangan di Indonesia dengan dukungan teknologi melalui aplikasi miliknya, PanenID.

Menurut Johannes Dwi Cahyo Kristanto, PanenID merupakan sebuah platform berbasis aplikasi untuk menjual produk pertanian secara langsung ke target penggunanya, seperti hotel, restoran, dan katering.

"Mengusung konsep perniagaan yang adil, PanenID merombak aliran supply chain dengan cara memotong jalur distribusi. Sehingga, produk pertanian dapat dibeli dengan harga yang stabil dan adil, serta memiliki kualitas dan kuantitas yang terbaik. Platform PanenID dapat membantu petani mulai dari perencanaan panen, menentukan komoditas yang dibutuhkan pasar, serta waktu terbaik untuk panen," katanya, Selasa (28/11/2017).

Johannes Dwi Kristanto menjelaskan, dengan menggabungkan kekayaan Indonesia dan teknologi saat ini, berharap dapat membantu para petani memudahkan pekerjaan mereka.

"Dengan aplikasi PanenID, kami mengedepankan konsep perniagaan yang adil bagi seluruh petani dengan sistem perdagangan langsung, yaitu mempertemukan petani langsung dengan konsumennya melalui jalur distribusi yang baik melalui teknologi digital. Semuanya dapat dilakukan dalam genggaman gawai," tambahnya.

Meski baru berdiri sejak awal tahun 2017, saat ini PanenID telah bekerja sama dengan 120 petani di daerah Petang dan Pancasari, Bali. Platform ini juga telah berkolaborasi dengan instansi pemerintah daerah terkait sehingga dapat membangun fitur perdagangan langsung, peta persebaran komoditas, dan fitur rantai distribusi yang efisien bagi para petani di Pulau Dewata.

Selain petani, sudah ada 10 hotel besar di Indonesia yang memutuskan bergabung dengan PanenID seperti Harris Hotel, Santika Hotel, Amaris Hotel dan hotel-hotel ternama lainnya.

Saat ini PanenID dapat langsung diunduh dari Google Play Store ataupun Apple App Store. Setelah mengunduh, pengguna dapat langsung mendaftarkan diri menggunakan akun email. Pengguna dapat melihat daftar dan informasi lengkap dari semua hotel dan restoran yang telah bekerja sama dengan PanenID. (SSC)

BACA JUGA